Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Studi Eksperimental Daya Dukung Pondasi Rakit Bambu dan Tiang Pancang Kayu Galam Pada Tanah Gambut Samarinda Kalimantan Timur Yoyok Kristiyono
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 9 No. 1 (2026): Seminar Nasional Teknik (SENATEK)
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v9i1.2163

Abstract

Tanah gambut memiliki permasalahan karakteristik kompresibilitas tinggi dan daya dukung rendah sehingga menjadikannya tantangan signifikan dalam konstruksi bangunan. Kayu galam (Melaleuca leucadendra) dan bambu (Bambusa Vulgaris) yang banyak tumbuh di Indonesia, khususnya Kalimantan, telah lama digunakan sebagai material tiang pancang dan rakit pada tanah gambut karena ketahanannya terhadap kondisi basah dan serangan rayap, sehingga dapat diharapkan dapat menjadi solusi sebagai material untuk menahan daya dukung tanah pada area gambut. Karakteristik dan kekuatan kayu galam, bamboo diuji di laboratorium untuk selanjutnya hasilnya akan digunakan sebagai data pendukung dalam penelitian ini. Pondasi pile raft adalah sistem pondasi kombinasi yang menggabungkan pondasi rakit (raft foundation) dengan tiang pancang (pile). Dengan metode PDR (Pile-Raft Coefficient) adalah metode analisis yang digunakan dalam teknik fondasi untuk mengevaluasi dan mendesain fondasi tiang-rakit (pile-raft foundation). Metode ini secara khusus menganalisis interaksi antara rakit (raft), tiang (pile), dan tanah di bawahnya. Sehingga dapat dihasilkan dari metode PDR adalah distribusi beban antara tiang dan rakit sebagai satu kesatuan sistem fondasi yang mampu mendukung beban yang ada diatasnya.