Iqbal Kamar
Program Studi Teknik Kimia, Universitas Malikussaleh

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Diseminasi Pengetahuan Material Terbarukan Berbasis Biomassa melalui Webinar sebagai Upaya Peningkatan Literasi Teknologi Berkelanjutan Firda Tirta Yani; Fitriani; Zulnazri; Raudhatul Ulfa; Fahrizal Nasution; Ledy Mahara Ginting; Faisal; Iqbal Kamar
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, Januari 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v5i1.25405

Abstract

Pengembangan literasi dan kapasitas masyarakat akademik dalam bidang material terbarukan menjadi kebutuhan penting seiring meningkatnya perhatian global terhadap isu keberlanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diselenggarakan untuk memperluas pemahaman peserta mengenai rekayasa proses material berbasis biomassa, khususnya produksi nanoselulosa serta pengembangan biokomposit film dan board. Webinar dilaksanakan secara daring dengan melibatkan narasumber dari BRIN dan diikuti oleh peserta dari berbagai institusi pendidikan dan sektor industri. Tahap persiapan mencakup koordinasi tim, penentuan topik, penyusunan materi, pembuatan media publikasi, serta pengumpulan data registrasi peserta. Hasil registrasi menunjukkan bahwa 67,2% peserta telah mengetahui nanoselulosa, sementara 53,7% memahami konsep biokomposit, mencerminkan adanya variasi pengetahuan awal yang perlu dijembatani melalui kegiatan edukatif. Pelaksanaan webinar berlangsung efektif dengan penyampaian materi yang mendalam mengenai teknologi pemrosesan biomassa, prinsip produksi nanoselulosa, dan aplikasi biokomposit sebagai material ramah lingkungan. Webinar dihadiri oleh 75 peserta. Evaluasi kegiatan menunjukkan respons positif terhadap kualitas materi dan relevansi tema terhadap kebutuhan pengembangan ilmu dan teknologi. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan dampak teoritis dan praktis berupa peningkatan literasi peserta, mendorong riset lanjutan, serta memperkuat pemahaman mengenai pemanfaatan biomassa dalam mendukung implementasi ekonomi sirkular. Hasil ini menegaskan bahwa kegiatan webinar berperan strategis dalam memperluas pengetahuan dan memfasilitasi kolaborasi di bidang material terbarukan.
Upaya Pemberdayaan Masyarakat dalam Meningkatkan Kapasitas Mitigasi Bencana Banjir di Desa Meurandeh Aceh Muhammad Isra; Muhammad Nuzan Rizki; Iqbal Kamar; Rita Syntia; Yusna Yusna; Indonesia 2 Teknik Mesin; Universitas Samudra; Langsa Lama; Langsa Langsa; Aceh Aceh; Indonesia Indonesia
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, April 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v5i2.26204

Abstract

Dalam rangka meningkatkan kapasitas mitigasi Bencana Banjir di Desa Meurandeh Aceh, telah dilaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui pemberian edukasi dan informasi Bencana Banjir. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman serta solusi kepada masyarakat dalam mengantisipasi dan menanggulangi Bencana Banjir apabila terjadi. Metode pengabdian dilakukan melalui pemberdayaan masyarakat dengan penyampaian informasi Bencana Banjir yang berfokus pada peningkatan kapasitas kesiapsiagaan, seperti langkah-langkah menghadapi kondisi darurat, upaya penyelamatan diri dari potensi bahaya, serta penanggulangan Bencana Banjir. Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini melibatkan dosen Universitas Samudra sebagai pemateri dalam upaya peningkatan kapasitas mitigasi Bencana Banjir. Hasil yang diperoleh dari kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Meurandeh Aceh, antara lain: (1) Materi informasi Bencana Banjir dapat disampaikan dengan baik meskipun masih terdapat beberapa bagian yang belum optimal; (2) Masyarakat menunjukkan respons positif yang ditandai dengan antusiasme peserta dalam mengikuti kegiatan serta keaktifan dalam diskusi; (3) Berdasarkan hasil tanya jawab dan diskusi, diketahui bahwa pengetahuan awal masyarakat terkait Bencana Banjir masih tergolong rendah; (4) Keberhasilan kegiatan pengabdian ini ditunjukkan oleh meningkatnya pemahaman masyarakat dalam menyikapi potensi Bencana Banjir di Desa Meurandeh Aceh.Berdasarkan hasil kegiatan tersebut, disarankan agar masyarakat, aparatur desa, serta lembaga terkait dapat membentuk forum penanggulangan Bencana Banjir dan relawan Bencana Banjir, menyusun kawasan mitigasi, peta daerah rawan Bencana Banjir, serta mengembangkan sistem peringatan dini berupa peta Indeks Risiko Bencana Banjir di Desa Meurandeh, Aceh.