Sitti Rojiyah Nur Insyirah Puhi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Antara Toxic Masculinity Dengan Alexithymia Pada Remaja Laki-Laki di SMK Negeri 3 Gorontalo Intan Sekar Andini; Salahuddin Liputo; Sitti Rojiyah Nur Insyirah Puhi
Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol. 4 No. 2 (2026): Juni
Publisher : putrapublisher.org

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jurpendis.v4i2.1787

Abstract

Remaja laki-laki, khususnya di sekolah menengah kejuruan, menghadapi tekanan sosial untuk mematuhi norma maskulinitas tradisional yang menekankan ketangguhan, penekanan emosi, dan penghindaran karakteristik yang dianggap feminin. Kondisi ini dapat menghambat kemampuan mengenali dan mengekspresikan emosi yang dikenal sebagai alexithymia . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara toxic masculinity dengan alexithymia  pada remaja laki-laki di SMK Negeri 3 Gorontalo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan teknik analisis korelasi Pearson Product Moment. Responden berjumlah 207 siswa laki-laki kelas XII yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala Toxic masculinity dan skala Alexithymia . Hasil analisis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,006 (p < 0,05) dengan koefisien korelasi sebesar 0,174, yang menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara toxic masculinity dan alexithymia, meskipun kekuatan hubungannya sangat rendah. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat toxic masculinity pada remaja laki-laki, semakin tinggi pula kecenderungan mengalami alexithymia . Hasil penelitian menegaskan pentingnya pendidikan emosi dan layanan konseling berbasis gender di sekolah untuk membantu remaja mengembangkan kemampuan mengenali serta mengekspresikan emosi secara sehat.