Serly Dea Alsena
Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perancangan Sistem Pendaftaran Sengketa Informasi Berbasis Website Pada Komisi Informasi Di Dinas Komunikasi Dan Informatika Provinsi Jambi Fatima Felawati; Serly Dea Alsena; Padilatul Laili; Khairun Najwa; Dinda Fitrah Noviza
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Nusantara (JIMNU) Vol. 4 No. 3 (2026): JIMNU - November (In Press)
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/jimnu.v4i3.708

Abstract

Komisi Informasi Provinsi Jambi masih menggunakan proses pendaftaran sengketa informasi publik secara manual sehingga menyebabkan keterlambatan pelayanan, risiko kehilangan berkas, dan kesulitan dalam pengelolaan data. Penelitian ini bertujuan merancang Sistem Informasi Pendaftaran Sengketa Informasi Berbasis Website untuk mempermudah masyarakat dalam mengajukan permohonan sengketa secara daring. Metode pengembangan yang digunakan adalah Waterfall yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, dan pengujian. Sistem dirancang menggunakan PHP, MySQL, dan pemodelan UML. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu mempermudah proses pendaftaran, pengelolaan data, serta pemantauan status permohonan secara lebih efektif dan efisien. The Information Commission of Jambi Province still uses a manual public information dispute registration process, resulting in service delays, risk of document loss, and difficulties in data management. This study aims to design a web-based information dispute registration system to facilitate online application submissions. The system was developed using the Waterfall method, which includes requirements analysis, design, implementation, and testing stages. The application was designed using PHP, MySQL, and UML modeling. The results show that the system simplifies the registration process, data management, and application status monitoring more effectively and efficiently.