Dyah Ayu Woro Setyaningrum
1. Fakultas Kedokteran, Universitas Trisakti 2. Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

VIDEO EDUKASI SEBAGAI STRATEGI PENINGKATAN LITERASI KANKER PAYUDARA: DAMPAK PADA PENGETAHUAN DAN SIKAP PROAKTIF SADARI REMAJA PUTRI INDONESIA Dyah Ayu Woro Setyaningrum
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 21, No 1 (2026): Vol 21 No. 1 Tahun 2026
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkmi.21.1.2026.36-41

Abstract

Latar Belakang: Pergeseran usia penderita kanker payudara ke kelompok muda (<40 tahun) dan rendahnya cakupan skrining di Indonesia mendorong perlunya edukasi dini pada remaja. Kesadaran dan pengetahuan remaja putri tentang pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) masih rendah, sehingga diperlukan intervensi edukatif sejak usia sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas edukasi terstruktur berbasis media audio-visual terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap remaja putri mengenai kanker payudara dan SADARI. Metode: Penelitian pre–post tanpa kelompok kontrol dilakukan pada 54 siswi SMA pada Maret 2025. Instrumen berupa kuesioner Google Form menilai pengetahuan (%) dan sikap (skor 1–4) sebelum dan sesudah intervensi edukasi video “Mari Sadari Sadanis” dari Kementerian Kesehatan RI. Uji normalitas menggunakan Shapiro–Wilk dan analisis perbedaan pre–post dilakukan dengan uji Wilcoxon Signed-Rank. Hasil: Rata-rata usia responden 17,48 tahun. Skor pengetahuan meningkat dari 41,56 ± 7,98 menjadi 52,98 ± 9,70 (peningkatan 11,42 poin atau 27,5%; p < 0,001; r = 0,61). Skor sikap meningkat dari 2,61 ± 0,22 menjadi 3,04 ± 0,25 (peningkatan 0,44 poin atau 17%; p < 0,001; r = 0,60). Sebagian besar responden menunjukkan perubahan kategori pengetahuan dari “kurang” menjadi “cukup” dan sikap dari “kurang” menjadi “positif.” Kesimpulan: Edukasi berbasis media audio-visual efektif meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja putri tentang kanker payudara dan SADARI secara signifikan. Namun, peningkatan sikap yang lebih rendah menunjukkan perlunya inovasi pendekatan psikoedukatif berbasis digital dan peer group untuk memperkuat perubahan perilaku preventif.