Desi Minarsih
Universitas Muhammadiyah Pontianak

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Persepsi Orang tua Terhadap Program Makanan Bergizi Gratis (Studi Pada Orang Tua yang Anaknya Mendapatkan Program Makanan Bergizi Gratis) di Kabupaten Kayong Utara Desi Minarsih; Linda Suwarni; Selviana Selviana
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 20, No 4 (2025): Oktober - Desember 2025
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkmi.20.4.2025.6-12

Abstract

Latar belakang: Masalah gizi pada anak usia sekolah masih menjadi isu krusial di Indonesia, khususnya di Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat yang memiliki prevalensi stunting tinggi sebesar 18,3% dan gizi kurang (19,8%). Program Makanan Bergizi Gratis diluncurkan sebagai intervensi untuk meningkatkan asupan gizi dan membentuk kebiasaan makan sehat anak sekolah, namun keberhasilannya dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satunya adalah persepsi orang tua. Persepsi positif dapat meningkatkan partisipasi anak dan kepatuhan terhadap pola makan sehat, sementara persepsi negatif dapat menghambat implementasi program. Tujuan: mengetahui gambaran persepsi orang tua terhadap Program Makanan Bergizi Gratis di Kabupaten Kayong Utara. Metode: Penelitian deskriptif kuantitatif cross-sectional pada Juni-Agustus 2025 dengan 353 responden dari 3.015 orang tua siswa penerima Program Makanan Bergizi Gratis di Kayong Utara, dengan teknik random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat. Hasil: orang tua di Kabupaten Kayong Utara memiliki persepsi yang sangat positif terhadap Program Makanan Bergizi Gratis, dengan tingkat dukungan sebesar (86,4%), kesesuaian selera budaya keluarga (78,8%), keamanan dan kerberishan makanan (73,4%), tidak memiliki pantangan budaya yang bertentangan (95,8%). Mayoritas orang tua bersikap netral terhadap manfaat peningkatan kesehatan anak (50,4%) dan pengurangan beban biaya makanan keluarga (45,9%) dan 58,4% orang tua menyatakan program mendorong peningkatan konsumsi sayur dan buah pada anak. Hambatan rendah dengan mayoritas tidak khawatir cita rasa (43,9%), tidak merasa peran berkurang (72,8%), dan tidak kesulitan pemantauan (53,5%). Namun, 49,9% belum melihat perubahan kesehatan fisik anak. Kesimpulan: Persepsi orang tua terhadap Program Makanan Bergizi Gratis sangat positif dengan dukungan tinggi, menandakan sosialisasi dan implementasi program berjalan baik di Kabupaten Kayong Utara