Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

SISTEM PELACAKAN POSISI DALAM RUANGAN Andreas Willyanto; Petrus Santoso
Jurnal Teknik Elektro Vol. 18 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Institute of Research and Community Outreach

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/jte.18.1.1-7

Abstract

Sangat sulit untuk lansia agar dapat hidup mandiri. Kondisi lansia yang mudah sakit sangat berbahaya jika tidak ada yang mengawasi. Perlu adanya sistem yang dapat digunakan untuk mengawasi posisi lansia. Agar dapat mengetahui posisi lansia, perlu adanya alat yang dapat digunakan untuk melacak lansia tersebut. salah satu alat baru yang sedang dikembengkan untuk pelacakan dalam ruangan adalah UWB. UWB menggunakan gelombang radio untuk melakukan perhitunga lokasi. Dengan gelombang radio, proses penentuan jarak dapat dilakukan dengan mudah. proses pencarian lokasi dapat dilakukan walaupun berbeda ruangan, karena gelombang radio bergerak di udara. Sehingga proses pelacakan dapat dilakukan secara wireless.
KOMBINASI BLE DAN UWB UNTUK SISTEM PELACAKAN POSISI DALAM RUANGAN Bertrando Gunawan; Petrus Santoso
Jurnal Teknik Elektro Vol. 18 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Institute of Research and Community Outreach

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/jte.18.2.%p

Abstract

Sistem pelacakan posisi dalam ruangan dapat menggunakan perangkat ESP32 DW1000 yang dilengkapi dengan teknologi ultra wideband (UWB) dan bluetooth low energy (BLE). Dengan menggabungkan kedua teknologi ini, yaitu BLE sebagai pengukuran koordinat sebelum sistem pencari lokasi meminta koordinat dan UWB sebagai pengukuran koordinat setelah sistem pencari lokasi meminta koordinat. Hasil pengujian pengukuran koordinat menggunakan algoritma trilateration yang dilakukan menggunakan BLE memiliki rata-rata 13.76% persentase akurasi. Sedangkan hasil pengujian pengukuran koordinat menggunakan algoritma trilateration yang dilakukan menggunakan UWB memiliki rata-rata 94.61% persentase akurasi. Pengujian siklus kerja alat ESP32 dari BLE menjadi UWB memberikan hasil BLE membutuhkan daya 0.41W atau 47.67% yang lebih besar dibandingkan UWB.
MODUL TERMOSTAT INTERNET OF THINGS BERBASIS PROTOKOL MATTER Lincoln Abraham; Petrus Santoso
Jurnal Teknik Elektro Vol. 19 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Institute of Research and Community Outreach

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/jte.19.1.%p

Abstract

Salah satu perangkat rumah yang paling umum adalah AC (Air Conditioner). Seiring perkembangan pesat IoT (Internet of Things) telah muncul banyak termostat. Namun, pertumbuhan ini telah menyebabkan ekosistem yang terfragmentasi, di mana terdapat termostat dari berbagai produsen seringkali bergantung pada protokol komunikasi khusus, sehingga membuat interoperabilitas menjadi tantangan utama. Matter dikembangkan oleh Connectivity Standards Alliance (CSA) untuk mengatasi masalah interoperabilitas ini dengan menyediakan kerangka komunikasi terpadu berdasarkan IPv6 dan teknologi jaringan standar. Dengan menerapkan Matter pada termostat, produsen dapat memastikan integrasi yang mulus di berbagai platform seperti Apple HomeKit, Google Home, dan Amazon Alexa. Penerapan Matter pada termostat dilakukan menggunakan mikrokontroler ESP32 dengan SDK ESP-Matter pada ESP-IDF. Perangkat sudah dicoba dihubungkan dan dikendalikan oleh Home Assistant dan Amazon Alexa. Pada percobaan, perangkat berhasil dihubungkan dengan endpoint AC, sensor suhu, dan sensor kelembapan dikenali oleh aplikasi dan bisa digunakan.