This Author published in this journals
All Journal Gotong Royong
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Teknologi Monitoring Ketinggian Air Laut Berbasis Internet Of Things (IoT) Untuk Mitigasi Bencana Pesisir arfittariah fitta; Zaini; Nur Imansyah; Peri Febriadi; Zecha Nurfamada; Radja Athallah
Gotong Royong Vol. 3 No. 2 (2026)
Publisher : CV. Akira Java Bulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63935/gr.v3i2.341

Abstract

Wilayah pesisir memiliki tingkat kerentanan yang tinggi terhadap bencana hidrometeorologi, seperti banjir rob, gelombang pasang, dan kenaikan muka air laut yang dapat menimbulkan kerugian bagi masyarakat. Keterbatasan sistem pemantauan secara real-time menjadi salah satu kendala dalam upaya mitigasi dan pengambilan keputusan secara cepat. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan teknologi monitoring ketinggian air laut berbasis Internet of Things (IoT) sebagai sistem peringatan dini untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat pesisir. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan mitra, perancangan dan pemasangan perangkat monitoring yang terdiri atas sensor ketinggian air, mikrokontroler, dan modul komunikasi internet, pengembangan dashboard pemantauan berbasis web atau aplikasi, serta pelatihan dan pendampingan kepada masyarakat dalam mengoperasikan dan memanfaatkan data hasil monitoring. Evaluasi dilakukan melalui pengujian kinerja sistem, tingkat pemahaman peserta, dan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan informasi peringatan dini. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah tersedianya sistem monitoring ketinggian air laut yang mampu memberikan informasi secara real-time kepada masyarakat pesisir, meningkatnya kapasitas masyarakat dalam mitigasi bencana pesisir, serta terbangunnya budaya kesiapsiagaan berbasis teknologi. Implementasi teknologi IoT ini diharapkan menjadi solusi yang efektif, mudah dioperasikan, dan berkelanjutan dalam mendukung pengurangan risiko bencana di wilayah pesisir.