Isbandiyah
Program Studi Pendidikan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW BERBANTUAN MEDIA INTERACTY TERHADAP HASIL BELAJAR SEJARAH SISWA KELAS XI SMAN 2 SAROLANGUN Nyimas Rahayu; Ira Miyarni Sustianingsih; Isbandiyah
Puteri Hijau : Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 11 No. 2 (2026): Puteri Hijau: Jurnal Pendidikan Sejarah
Publisher : Department of History Education, Faculty of Social Science, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/raje2126

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Jigsaw berbantuan media Interacty terhadap hasil belajar sejarah siswa kelas XI di SMA Negeri 2 Sarolangun. Penelitian ini menggunakan metode True Experimental Design dengan desain Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi penelitian berjumlah 307 siswa kelas XI SMA Negeri 2 Sarolangun. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik Random Sampling, yaitu kelas XI F6 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI F3 sebagai kelas kontrol yang masing-masing berjumlah 34 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar berupa pre-test dan post-test. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan uji t separated varians. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperoleh nilai thitung sebesar 2,77 dan ttabel sebesar 1,99, sehingga thitung > ttabel. Dengan demikian, H0 ditolak dan Hₐ diterima. Simpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan model pembelajaran Jigsaw berbantuan media Interacty terhadap hasil belajar sejarah siswa kelas XI di SMA Negeri 2 Sarolangun. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Jigsaw berbantuan media Interacty memberikan pengaruh positif terhadap hasil belajar sejarah siswa kelas XI SMA Negeri 2 Sarolangun. Penerapan model pembelajaran tersebut mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran melalui kegiatan diskusi, kerja sama kelompok, dan tanggung jawab dalam memahami serta menyampaikan materi kepada anggota kelompok lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model Jigsaw berbantuan media Interacty memperoleh hasil belajar yang lebih baik dibandingkan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Selain meningkatkan pemahaman terhadap materi, model pembelajaran ini juga mendorong siswa untuk lebih aktif berpartisipasi dalam kegiatan belajar, berinteraksi dengan teman sebaya, serta mengembangkan kemampuan bekerja sama dalam kelompok. Keywords:  Jigsaw, Interacty, hasil belajar, sejarah
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA INFOGRAFIS TERHADAP MINAT BELAJAR IPS SISWA KELAS VIII SMP NEGERI SIMPANG SEMAMBANG Dewi Puspita; Isbandiyah; Ratna Wulan Sari
Puteri Hijau : Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 11 No. 2 (2026): Puteri Hijau: Jurnal Pendidikan Sejarah
Publisher : Department of History Education, Faculty of Social Science, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/k8wbmk52

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media pembelajaran infografis terhadap minat belajar Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) siswa kelas VIII SMP Negeri Simpang Semambang. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar siswa yang ditunjukkan melalui kurangnya perhatian, partisipasi, dan ketertarikan siswa selama mengikuti pembelajaran IPS. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain True Experimental Design dalam bentuk Posttest-Only Control Design. Populasi penelitian berjumlah 103 siswa kelas VIII SMP Negeri Simpang Semambang Tahun Ajaran 2025/2026. Sampel penelitian sebanyak 60 siswa, terdiri atas 30 siswa kelas eksperimen dan 30 siswa kelas kontrol yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui angket minat belajar dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan Independent Sample t-Test dengan bantuan SPSS IBM Statistics versi 24. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata minat belajar siswa pada kelas eksperimen sebesar 83,83, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 68,03. Hasil uji. hipotesis memperoleh nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 (<0,05), sehingga menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran infografis berpengaruh signifikan terhadap minat belajar IPS siswa kelas VIII SMP Negeri Simpang Semambang. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa media pembelajaran infografis dapat dijadikan sebagai alternatif media pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran IPS.  Kata kunci: media, infografis, minat belajar, IPS.