Arisa Nur Anggraini
Universitas Muhammadiyah Kotabumi, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SINERGI GENERATIVE AI DAN GAMIFIKASI DALAM LITERASI DIGITAL: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW MODEL PEDAGOGI INOVATIF 2021-2025 Arisa Nur Anggraini; Intan Fadhilah Sahri; Hafidatul Sahiba; Darwanto Darwanto
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 5 No 1 (2026): Al-Irsyad: Journal of Education Science
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/aijes.v5i1.941

Abstract

Transformasi pendidikan di era kecerdasan buatan menuntut model pedagogi yang mampu meningkatkan literasi digital secara berkelanjutan. Generative AI (GenAI) dan gamifikasi masing-masing telah terbukti efektif secara terpisah, namun sintesis komprehensif yang menghubungkan keduanya dalam konteks literasi digital masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi sinergi GenAI dan gamifikasi sebagai model pedagogi inovatif dalam memperkuat literasi digital melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR) berbasis protokol PRISMA. Pencarian literatur dilakukan pada basis data Google Scholar dengan kata kunci "generative AI" AND "gamifikasi" AND "literasi digital" untuk publikasi tahun 2021–2025. Melalui tahap identifikasi, penyaringan, dan uji kelayakan, diperoleh 7 artikel final yang dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi AI dalam pembelajaran telah berevolusi dari sekadar alat bantu administratif menjadi mitra kognitif (AI-Empowered) yang memungkinkan personalisasi pembelajaran secara dinamis, dengan model Project-Based Learning yang dipadukan elemen gamifikasi terbukti paling efektif meningkatkan keterlibatan dan retensi pengetahuan siswa. Temuan ini menjadi dasar rekomendasi penguatan kurikulum literasi AI yang etis bagi pendidik dan pembuat kebijakan, khususnya dalam membekali guru mengelola personalisasi pembelajaran secara bertanggung jawab serta mengadopsi PBL berbasis gamifikasi sebagai model pedagogis unggulan. Sinergi ini juga memperluas cakupan literasi digital ke arah literasi sains dan kewarganegaraan digital, meski masih diiringi tantangan kerentanan moral pada Generasi Z dan kesenjangan akses antarwilayah urban-rural. Penelitian ini merekomendasikan studi longitudinal untuk mengukur dampak jangka panjang GenAI terhadap kemampuan berpikir kritis siswa.