Ni Ketut Alit Suarti
Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Pendidikan Mandalika

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH KONSELING BEHAVIORAL DENGAN TEKNIK BEHAVIOR CONTRACT TERHADAP PERILAKU PROKRASTINASI AKADEMIK SISWA Isfiani Isfiani; Ni Ketut Alit Suarti; Ahmad Muzanni
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v4i4.9812

Abstract

ABSTRACT Academic procrastination is a common problem among students and can affect discipline as well as delays in completing academic tasks. This study aimed to examine the effect of behavioral counseling using the behavior contract technique on academic procrastination among eleventh-grade students at SMKN 1 Keruak. The research employed an experimental method with a one-group pretest–posttest design. The sample consisted of 16 students selected through purposive sampling based on a high level of academic procrastination. Data were collected using a questionnaire as the main instrument, supported by observation, interviews, and documentation. The data were analyzed using a paired sample t-test to determine the difference between pretest and posttest scores after the intervention. The results of the analysis indicated that the implementation of behavioral counseling with the behavior contract technique had a significant effect on reducing students’ academic procrastination behavior. These findings indicate that the behavior contract technique can help students increase their commitment to completing academic tasks and reduce the tendency to delay their academic responsibilities. Therefore, the behavior contract technique in behavioral counseling can be used as an alternative strategy in school guidance and counseling services to support the development of students’ discipline, responsibility, and effective time management in learning. ABSTRAK Prokrastinasi akademik merupakan salah satu permasalahan yang sering terjadi di kalangan siswa dan dapat berdampak pada rendahnya kedisiplinan serta keterlambatan dalam menyelesaikan tugas belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konseling behavioral dengan teknik behavior contract terhadap perilaku prokrastinasi akademik pada siswa kelas XI di SMKN 1 Keruak. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 16 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan tingkat prokrastinasi akademik yang tinggi. Data penelitian dikumpulkan melalui angket sebagai instrumen utama yang didukung oleh observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan uji paired sample t-test untuk mengetahui perbedaan skor sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan konseling behavioral dengan teknik behavior contract memberikan pengaruh yang signifikan terhadap penurunan perilaku prokrastinasi akademik siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan teknik behavior contract dapat membantu siswa meningkatkan komitmen dalam menyelesaikan tugas serta mengurangi kecenderungan menunda pekerjaan akademik. Dengan demikian, teknik behavior contract dalam konseling behavioral dapat dimanfaatkan sebagai salah satu strategi layanan bimbingan dan konseling di sekolah untuk membantu siswa mengembangkan kedisiplinan dan tanggung jawab dalam kegiatan belajar.
EFEKTIVITAS TEKNIK EKSPLORASI DALAM MEMBANTU PENGEMBANGAN DIRI SISWA INTROVERT Nur Cahayani; Ni Ketut Alit Suarti; Ahmad Muzanni
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v4i4.9854

Abstract

ABSTRACT Exploration technique is one of the approaches in guidance and counseling services that can be used to help students understand and express themselves, especially students with introverted tendencies who often experience difficulties in social interaction. Introversion in students can create discomfort in social situations and affect their participation in learning activities at school. This study aims to determine the effect of exploration techniques on introverted students at SMPN 11 Mataram. This study employed a quantitative approach with a sample of 10 students selected through purposive sampling based on a high level of introversion. Data were collected using a questionnaire as the main instrument and analyzed using a t-test to examine the effect of exploration techniques on the condition of introverted students. The results of the analysis showed that the calculated t-value was 1.809, which was lower than the t-table value at the 5% significance level with degrees of freedom (df) = 9 of 2.262 (1.809 < 2.262), indicating that the alternative hypothesis was rejected and the null hypothesis was accepted. Therefore, the exploration technique did not have a significant effect on introverted students in this study. These findings indicate that guidance and counseling services need to consider other intervention approaches that are more appropriate to help introverted students improve their social interaction and adjustment in the school environment. ABSTRAK Teknik eksplorasi merupakan salah satu pendekatan dalam layanan bimbingan dan konseling yang dapat digunakan untuk membantu siswa memahami dan mengekspresikan diri, terutama pada siswa dengan kecenderungan introvert yang sering mengalami kesulitan dalam berinteraksi sosial. Kondisi introversi pada siswa dapat menimbulkan rasa tidak nyaman dalam situasi sosial serta memengaruhi keterlibatan mereka dalam aktivitas pembelajaran di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik eksplorasi terhadap siswa introvert di SMPN 11 Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel sebanyak 10 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan tingkat introversi yang tinggi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket sebagai instrumen utama yang dianalisis menggunakan uji statistik t untuk mengetahui pengaruh teknik eksplorasi terhadap kondisi siswa introvert. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai t hitung sebesar 1,809 lebih kecil dibandingkan nilai t tabel pada taraf signifikansi 5% dengan derajat kebebasan (db) = 9 sebesar 2,262 (1,809 < 2,262), sehingga hipotesis alternatif ditolak dan hipotesis nol diterima. Dengan demikian, teknik eksplorasi tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap siswa introvert dalam penelitian ini. Temuan ini menunjukkan bahwa layanan bimbingan dan konseling memerlukan pendekatan intervensi lain yang lebih sesuai untuk membantu siswa introvert meningkatkan kemampuan interaksi sosial dan penyesuaian diri di lingkungan sekolah.