Farida Herna Astuti
Program Studi Bimbingan Dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan Dan Psikologi, Universitas Pendidikan Mandalika

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH TEKNIK ART THERAPY TERHADAP PENGENDALIAN EMOSI MARAH PADA SISWA Titi Eka Wahyuni; Farida Herna Astuti; M. Samsul Hadi
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v4i4.9814

Abstract

ABSTRACT Art therapy is a therapeutic approach that integrates artistic activities with psychological processes to help individuals express and manage emotions. Anger in students often arises as an emotional response to situations perceived as disturbing or uncomfortable, thus requiring appropriate interventions through guidance and counseling services. This study aims to determine the effect of art therapy techniques on anger among eighth-grade students at SMPN 5 Praya in the 2022/2023 academic year. The study employed a one-group pre-test–post-test design. The population consisted of 64 eighth-grade students at SMPN 5 Praya, while the sample included 7 students who demonstrated high levels of anger based on the pre-test results, selected through purposive sampling. Data were collected using questionnaires as the primary method, supported by observation, interviews, and documentation. Data analysis was conducted using a t-test to compare students’ anger scores before and after the implementation of art therapy. The results showed that the calculated t-value of 6.687 was higher than the t-table value at the 5% significance level of 2.447, indicating that the alternative hypothesis was accepted. These findings indicate that the application of art therapy techniques effectively helps students express emotions more positively and reduces their levels of anger. The implication of this study suggests that art therapy can be utilized as an alternative strategy within school guidance and counseling services to support students in developing more adaptive emotional regulation. ABSTRAK Art therapy merupakan pendekatan terapi yang menggabungkan aktivitas seni dengan proses psikologis untuk membantu individu mengekspresikan dan mengelola emosi. Emosi marah pada siswa sering muncul sebagai respons terhadap situasi yang dianggap mengganggu atau menimbulkan ketidaknyamanan sehingga perlu penanganan yang tepat melalui layanan bimbingan dan konseling. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik art therapy terhadap emosi marah pada siswa kelas VIII di SMPN 5 Praya Tahun Pelajaran 2022/2023. Penelitian menggunakan desain one group pre-test–post-test. Populasi penelitian berjumlah 64 siswa kelas VIII SMPN 5 Praya, sedangkan sampel penelitian berjumlah 7 siswa yang memiliki tingkat emosi marah tinggi berdasarkan hasil pre-test dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan angket sebagai metode utama serta observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai metode pendukung. Analisis data dilakukan menggunakan uji t untuk membandingkan skor emosi marah sebelum dan sesudah perlakuan art therapy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai t hitung sebesar 6,687 lebih besar dibandingkan nilai t tabel pada taraf signifikansi 5% sebesar 2,447 sehingga hipotesis alternatif diterima. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan teknik art therapy efektif dalam membantu siswa mengekspresikan emosi secara lebih positif dan menurunkan tingkat emosi marah yang dialami. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa art therapy dapat dimanfaatkan sebagai strategi layanan bimbingan dan konseling di sekolah untuk membantu siswa mengembangkan pengelolaan emosi yang lebih adaptif.
PENGARUH TEKNIK REEDUKASI TERHADAP STRES AKADEMIK PADA SISWA KELAS VIII Dinda Tri Ayuni; Farida Herna Astuti; Sarilah Sarilah
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v5i4.9788

Abstract

ABSTRACT Academic stress is one of the psychological problems frequently experienced by students at the junior high school level due to learning demands, pressure to achieve high grades, and expectations from both the school environment and family. If not properly addressed, this condition may lead to decreased learning motivation and students’ psychological well-being. This study aims to analyze the effect of the reeducation technique on the level of academic stress among eighth-grade students at SMPN 1 Sumbawa Besar in the 2024/2025 academic year. The study employed a quantitative approach using a pre-experimental design with a One Group Pretest–Posttest Design. The research subjects consisted of eight students selected through purposive sampling from a total population of 63 students based on the results of the initial academic stress assessment. The treatment was provided through group counseling services using the reeducation technique conducted in three sessions. Data were collected using an academic stress questionnaire based on a Likert scale, while data analysis was carried out using a t-test to compare scores before and after the treatment. The results of the analysis showed that the calculated t value was 7.84, which was higher than the t table value of 2.365 at a 5% significance level with 7 degrees of freedom. These findings indicate that the application of the reeducation technique has a significant effect in reducing students’ academic stress. Therefore, the reeducation technique can be considered an alternative intervention strategy in group counseling services to help students manage academic pressure more adaptively. ABSTRAK Stres akademik merupakan salah satu permasalahan psikologis yang sering dialami siswa pada jenjang sekolah menengah pertama akibat tuntutan belajar, tekanan nilai, serta ekspektasi dari lingkungan sekolah maupun keluarga. Kondisi tersebut apabila tidak ditangani secara tepat dapat berdampak pada menurunnya motivasi belajar dan kesejahteraan psikologis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan teknik reedukasi terhadap tingkat stres akademik siswa kelas VIII di SMPN 1 Sumbawa Besar Tahun Pelajaran 2024/2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimen berupa One Group Pretest–Posttest Design. Subjek penelitian berjumlah 8 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling dari total populasi 63 siswa berdasarkan hasil pengukuran awal tingkat stres akademik. Perlakuan diberikan melalui layanan bimbingan kelompok dengan teknik reedukasi yang dilaksanakan dalam tiga sesi pertemuan. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket stres akademik berbasis skala Likert, sedangkan analisis data menggunakan uji t untuk membandingkan skor sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil analisis menunjukkan nilai t hitung sebesar 7,84 lebih besar dibandingkan nilai t tabel sebesar 2,365 pada taraf signifikansi 5% dengan derajat kebebasan 7. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan teknik reedukasi memberikan pengaruh yang signifikan dalam menurunkan tingkat stres akademik siswa. Dengan demikian, teknik reedukasi dapat dipertimbangkan sebagai salah satu strategi intervensi dalam layanan bimbingan kelompok untuk membantu siswa mengelola tekanan akademik secara lebih adaptif.