Nurul Hanani
Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil Kediri, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Integrasi Nilai Moderasi Beragama dalam Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Multikultural di Pondok Pesantren Al-Fath Kediri Nurul Hanani; Anayah Diniyah
Al-Wasil Vol. 4 No. 1 (2026): June
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Arab, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/alwasil.v4i1.9608

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengembangkan pembelajaran Bahasa Arab berbasis multikultural melalui integrasi nilai moderasi beragama di Pondok Pesantren Al-Fath Rejomulyo Kediri. Program ini dilatarbelakangi oleh pembelajaran Bahasa Arab yang masih berorientasi pada aspek gramatikal sehingga belum optimal dalam menginternalisasikan nilai toleransi, inklusivitas, dan penghargaan terhadap keberagaman. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) dengan memanfaatkan potensi internal pesantren berupa tradisi pembelajaran kitab kuning, kemampuan dasar Bahasa Arab santri, serta dukungan pengasuh dan asatidz. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman santri terhadap konsep moderasi beragama sebesar 45% berdasarkan evaluasi formatif pasca pembelajaran. Program ini juga menghasilkan modul pembelajaran Arabiyah Wasathiyah yang memuat materi hiwar dan qira’ah berbasis moderasi beragama dan multikulturalisme. Selain meningkatkan kompetensi linguistik, kegiatan ini memperkuat sikap toleransi, kemampuan komunikasi dialogis, dan budaya akademik yang inklusif di lingkungan pesantren. Dengan demikian, integrasi nilai moderasi beragama dalam pembelajaran Bahasa Arab berbasis multikultural dapat menjadi strategi efektif dalam membentuk karakter santri yang moderat, toleran, dan adaptif terhadap keberagaman sosial.