Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

COOKIES DAUN KELOR SEBAGAI SUMBER NUTRISI BALITA DALAM PENCEGAHAN STUNTING DI PUSKESMAS SULAA KOTA BAUBAU Aisyah Ansi; Waode Nesya Jeni Samrida; Minarti
Jurnal Inovasi, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Juli-Desember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/jippm.v6i2.1993

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di wilayah kerja Puskesmas Sulaa, Kota Baubau. Salah satu penyebabnya adalah rendahnya pengetahuan ibu balita tentang pemenuhan gizi yang optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu balita mengenai pemanfaatan cookies daun kelor (Moringa oleifera) sebagai sumber nutrisi dalam upaya pencegahan stunting. Kegiatan dilaksanakan di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Sulaa pada Maret 2025 dengan sasaran 20 ibu balita, melalui metode edukasi dan konseling yang dievaluasi menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dari sebelumnya hanya sebagian kecil ibu memahami pencegahan stunting, menjadi sekitar 80% ibu memahami bahwa stunting dapat dicegah sejak dini melalui asupan gizi yang tepat. Ibu balita juga menunjukkan antusiasme tinggi dan ketertarikan untuk mengolah cookies daun kelor secara mandiri di rumah. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi berbasis pangan lokal efektif meningkatkan kesadaran gizi keluarga dan berpotensi dikembangkan lebih lanjut sebagai strategi pencegahan stunting berbasis masyarakat.