This Author published in this journals
All Journal Nexus
Ratri Mauluti Larasati
Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung, Kota Bandar Lampung, Lampung, 35145, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Biomaterial Laut Berbasis Kimia Komputasi untuk Nanoteknologi Hijau: Literature Review Annisha Noor Dienna; Annisa Ananda; Ratri Mauluti Larasati
Nexus Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2026): Nexus: Jurnal Sains dan Teknologi (Edisi Mei)
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/nst.v2i1.3310

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perkembangan biomaterial laut berkelanjutan berbasis pendekatan computational chemistry melalui metode literature review deskriptif-kualitatif. Kajian dilakukan terhadap 22 artikel jurnal internasional tahun 2021–2026 yang membahas marine biomaterials, molecular docking, molecular dynamics simulation, nanotechnology, dan sustainable biomaterials. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biomaterial laut seperti alginate, fucoidan, chitosan, carrageenan, marine collagen, phlorotannins, dan marine peptides memiliki potensi tinggi sebagai sustainable biomaterials karena bersifat biodegradable, biokompatibel, bioaktif, dan mendukung green material technology. Molecular docking menjadi pendekatan komputasi paling dominan untuk memprediksi binding affinity, molecular interaction, dan bioaktivitas biomaterial terhadap target biologis, sedangkan molecular dynamics simulation digunakan untuk mengevaluasi stabilitas kompleks biomaterial protein dan sifat mekanik biomaterial pada tingkat atomistik dan nanoscale. Selain itu, integrasi biomaterial laut dengan green nanotechnology dan computational modeling menunjukkan potensi besar dalam pengembangan hydrogel, scaffold, nanocarrier, biosensor, dan smart biomaterials berbasis sumber daya laut terbarukan. Penelitian ini juga mengidentifikasi research gap berupa keterbatasan validasi biologis, standardisasi biomaterial laut, dan minimnya integrasi AI-based biomaterials design. Dengan demikian, computational marine biomaterials berbasis sustainability berpotensi menjadi frontier research yang mengintegrasikan chemistry, nanotechnology, biotechnology, dan green material engineering modern.