Lilis Cucu Sumartini
Program Studi Manajemen Industri, Akademi Telekomunikasi Bogor

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Strategi Pengembangan Promosi Melalui Media Sosial WhatsApp di Toko Berkah Maju Print Kurnia Darma; Wanda Hamidah; Lilis Cucu Sumartini; Ujang Sujana
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2026): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v4i2.1546

Abstract

WhatsApp memiliki potensi yang signifikan dalam mendukung usaha percetakan dengan menyediakan platform komunikasi yang cepat dan efisien. Melalui aplikasi ini, pemilik usaha dapat berinteraksi langsung dengan pelanggan, membahas desain, harga, dan waktu pengiriman secara real-time. WhatsApp juga memudahkan pengiriman contoh desain atau produk, sehingga pelanggan dapat membuat keputusan lebih cepat. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi promosi Toko Berkah Maju Print melalui WhatsApp. Metode yang digunakan adalah analisis SWOT dengan mengidentifikasi faktor internal (kekuatan dan kelemahan) serta faktor eksternal (peluang dan ancaman), kemudian dipetakan ke dalam matriks IFAS–EFAS. Hasil penelitian menunjukkan posisi strategi berada pada kuadran I (pertumbuhan), sehingga Toko Berkah Maju Print direkomendasikan untuk memaksimalkan penggunaan WhatsApp Business, membuat konten promosi konsisten, menjalin kerja sama dengan institusi, serta menerapkan program loyalitas pelanggan. Strategi ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing dan memperluas jangkauan pasar.
Analisis SWOT Pemasaran Melalui Medsos Instagram Pada Produk Roti Maryam Salman di Stasiun Gondangdia Istiqoomatun Nisaa; Muhammad Fahri Al Rizal; Lilis Cucu Sumartini; Rochmat Rochmat
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2026): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v4i2.1547

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran berbasis media sosial Instagram pada produk Roti Maryam Salman di Stasiun Gondangdia dengan menggunakan pendekatan analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats). Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pemilik usaha, pengelola media sosial, serta konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan Instagram sebagai media pemasaran telah berjalan cukup efektif melalui penggunaan fitur feed, stories, dan reels. Kekuatan utama terletak pada konsistensi unggahan konten dan penyampaian pesan yang informatif, sedangkan kelemahan meliputi belum adanya keseragaman desain visual, rendahnya interaksi audiens, serta keterbatasan sumber daya manusia dalam pengelolaan akun. Peluang yang dapat dimanfaatkan adalah meningkatnya penggunaan Instagram dan tren konten video pendek, sementara ancaman berasal dari persaingan usaha sejenis serta perubahan algoritma platform. Berdasarkan analisis SWOT, strategi yang direkomendasikan meliputi peningkatan kualitas konten visual, perencanaan unggahan yang lebih sistematis, optimalisasi fitur interaktif, serta kolaborasi dengan pelanggan dan influencer. Penelitian ini menunjukkan bahwa optimalisasi strategi pemasaran berbasis Instagram dapat meningkatkan engagement, memperluas jangkauan pasar, dan memperkuat daya saing usaha kuliner skala kecil.
Analisis Pengaruh Brand Awareness Terhadap Minat Beli Konsumen Produk Numa Skin di Shopee Lilis Cucu Sumartini; Sindi Arianti; Roso Putrantro Widiatmoko; Agus Supriadi
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2026): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v4i2.1548

Abstract

Perkembangan e-commerce di Indonesia membuat persaingan bisnis semakin ketat, termasuk di kategori skincare. Numa Skin, merek lokal yang memasarkan produknya melalui Shopee sejak 2021, mengalami penjualan yang fluktuatif pada awal 2025. Kondisi ini diduga berkaitan dengan rendahnya brand awareness. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh brand awareness terhadap minat beli konsumen produk Numa Skin di Shopee. Penelitian menggunakan metode kuantitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada 30 responden yang pernah membeli produk Numa Skin di Shopee, serta wawancara terhadap 20 responden acak untuk mengetahui spontanitas brand awareness. Analisis data meliputi uji validitas, reliabilitas, regresi linier sederhana, uji t, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand awareness berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli. Data penjualan Januari–Februari 2025 yang stagnan kemudian naik pada Maret setelah upaya meningkatkan awareness mendukung temuan tersebut. Wawancara juga memperlihatkan bahwa tidak ada responden yang spontan menyebut Numa Skin, sedangkan merek lain lebih mudah diingat. Kesimpulannya, brand awareness masih belum optimal (terutama pada aspek recall) namun berpengaruh nyata terhadap minat beli konsumen di Shopee. Perusahaan disarankan memperkuat promosi digital, memaksimalkan ulasan dan konten di marketplace, serta bekerja sama dengan influencer untuk meningkatkan kesadaran merek.
Analisis Pemanfaatan WhatsApp dan Instagram Dalam Komunikasi Interpersonal antara Guru dan Orang Tua di Eye Level Pamoyanan Harris Wisnu; Yainna Nurul Sauri; Lilis Cucu Sumartini; Istiqoomatun Nisaa
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2026): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v4i2.1550

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola komunikasi dalam berbagai bidang, termasuk pendidikan. Media sosial seperti WhatsApp dan Instagram kini dimanfaatkan sebagai sarana komunikasi antara lembaga pendidikan, guru, dan orang tua siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan WhatsApp dan Instagram dalam komunikasi interpersonal antara guru dan orang tua di Eye Level Pamoyanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah 20 orang tua siswa dan pihak pengajar di Eye Level Pamoyanan yang dipilih secara purposive sampling berdasarkan keterlibatan aktif dalam komunikasi melalui media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa WhatsApp lebih efektif digunakan sebagai media komunikasi interpersonal karena bersifat cepat, responsif, dan personal dalam penyampaian informasi akademik. Sementara itu, Instagram lebih berfungsi sebagai media publikasi dan branding lembaga. Pemanfaatan kedua media ini saling melengkapi dalam mendukung komunikasi antara guru dan orang tua. Namun, terdapat kendala berupa keterbatasan waktu respons dan tingkat keterlibatan orang tua yang dipengaruhi oleh kesibukan masing-masing. Kesimpulannya, pemanfaatan WhatsApp dan Instagram mampu meningkatkan efektivitas komunikasi interpersonal di lingkungan pendidikan apabila dikelola secara tepat dan terstruktur.