Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Rasio CAMEL Terhadap Harga Saham Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2021-2023 Sukma Ali Akbar; Aga Arye Perdana; Syarifah Zuhra
Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 1 (2026): JURNAL RISET MAHASISWA AKUNTANSI VOLUME 14 NOMOR 1 TAHUN 2026
Publisher : Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jrma.v14i1.13849

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh rasio CAMEL terhadap harga saham perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021–2023. Rasio CAMEL dalam penelitian ini diproksikan melalui Net Profit Margin (NPM), Return on Assets (ROA), dan Loan to Deposit Ratio (LDR). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan dan harga saham penutupan (closing price) yang diperoleh dari situs resmi BEI dan Investing.com. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan perbankan yang terdaftar di BEI selama periode 2021–2023 sebanyak 45 perusahaan. Sampel ditentukan menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria bank konvensional yang terdaftar secara konsisten, tidak mengalami delisting, serta memiliki laporan keuangan lengkap selama periode penelitian. Berdasarkan kriteria tersebut, diperoleh 13 perusahaan sebagai sampel dengan total 39 unit observasi selama tiga tahun penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan uji asumsi klasik sebagai prasyarat analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial ROA berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham perusahaan perbankan, sedangkan NPM dan LDR tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Temuan ini mengindikasikan bahwa investor lebih menitikberatkan efisiensi pengelolaan aset sebagai dasar penilaian saham perbankan dibandingkan rasio profitabilitas dan likuiditas lainnya. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi investor dan manajemen perbankan dalam pengambilan keputusan investasi serta pengelolaan kinerja keuangan.
An Analysis of the Effects of Independent Commissioners, Institutional Ownership, and Audit Committees on Stock Prices (An Empirical Study of Construction Companies Listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2019–2022 Period) Rio Ferdinand; Syarifah Zuhra; Dwila Maresti
The Future of Education Journal Vol 5 No 2 (2026)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v5i2.2148

Abstract

This study aims to analyze the influence of corporate governance mechanisms, proxied by Independent Commissioners, Institutional Ownership, and the Audit Committee, on Stock Prices in construction sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the 2019-2022 period. The sampling method employed a purposive sampling technique, resulting in 10 construction companies that met the criteria with a total of 40 data observations. The analysis method used is multiple linear regression analysis processed with the assistance of SPSS software. The research results partially (t-test) show that the Independent Commissioners, Institutional Ownership, and Audit Committee variables do not have a significant effect on Stock Prices. Furthermore, the simultaneous test results (F-test) also indicate that the three independent variables together do not significantly influence the Stock Price of construction sector companies. The Adjusted R Square value of 0.058 indicates that the variation in Stock Prices explained by this model is only 5.8%, while the remaining 94.2% is explained by other variables outside the research model. These findings imply that the implementation of corporate governance in the construction industry in Indonesia during the observation period tends to merely satisfy administrative compliance and regulatory formalities, and has not been able to provide a substantive impact on influencing investor assessments and decisions in the capital market.
Pengaruh Klaim BPJS Kesehatan Terhadap Rasio Perputaran Piutang Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Payakumbuh Periode 2020-2024 Vivi Andhina Zurmi; Dwila Maresti; Syarifah Zuhra
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.16194

Abstract

Tingginya ketergantungan rumah sakit pada klaim BPJS Kesehatan (60–80% pendapatan) berpotensi menyebabkan keterlambatan pembayaran, klaim pending, dan gangguan arus kas, yang pada akhirnya dapat mempengaruhi kinerja keuangan yang diukur melalui rasio perputaran piutang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah klaim, waktu penyelesaian klaim, dan tingkat klaim pending BPJS terhadap rasio perputaran piutang di RSI Ibnu Sina Payakumbuh untuk periode 2020–2024. Metode yang digunakan adalah analitik deskriptif kuantitatif dengan data sekunder dari laporan keuangan tahunan dan laporan klaim BPJS. Analisis data dilakukan menggunakan program SPSS 26 melalui regresi linier berganda, dilengkapi uji asumsi klasik dan uji hipotesis (uji t dan uji F). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, hanya jumlah klaim BPJS yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap rasio perputaran piutang. Sementara itu, variabel waktu penyelesaian klaim dan tingkat klaim pending tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Secara simultan, ketiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap perputaran piutang dengan nilai Adjusted R² sebesar 0,315. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan volume klaim justru mempercepat perputaran piutang, sedangkan faktor waktu penyelesaian dan klaim tertunda dapat dimitigasi oleh prosedur internal rumah sakit. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya optimasi proses pengajuan klaim dan diversifikasi sumber pendapatan untuk menjaga stabilitas keuangan rumah sakit di tengah ketergantungan pada pembayaran BPJS.