Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Sosialisasi Pencegahan Pernikahan Dini : Membangun Generasi Sehat, Cerdas, dan Berdaya Muhammad Afif Aufar Abshar; Rayyana Amaliqa Umar; Wina Fajriani; Yudhy Prahara; Angga Rifaldi; Jumriana; Amal Pratama; Nor Aini; Anwi Sarjawana
QAWIUN : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): 2026
Publisher : PT.Hassan Group Publiseher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qw.v2i1.951

Abstract

Pernikahan dini masih menjadi tantangan sosial yang serius dan membawa dampak luas terhadap berbagai aspek kehidupan, mulai dari kesehatan reproduksi, akses terhadap pendidikan, kondisi kejiwaan, hingga stabilitas ekonomi rumah tangga. Sebagai bentuk respons atas persoalan tersebut, sebuah program pengabdian kepada masyarakat diselenggarakan dengan tujuan utama memperkuat pemahaman para remaja dan warga sekitar mengenai risiko yang ditimbulkan oleh pernikahan di usia muda. Program ini dilaksanakan di Desa Pacciro dengan melibatkan tiga kelompok sasaran utama, yakni para remaja, orang tua, dan masyarakat umum. Berbagai pendekatan partisipatif diterapkan selama pelaksanaan kegiatan, antara lain penyampaian materi terstruktur, edukasi kesehatan reproduksi, diskusi kelompok yang difasilitasi, serta sesi tanya jawab yang terbuka. Topik-topik yang dibahas mencakup faktor-faktor yang melatarbelakangi terjadinya pernikahan dini hingga dampaknya terhadap kesehatan pribadi, kelanjutan pendidikan, kematangan emosional, dan ketahanan finansial, dengan penekanan khusus pada pentingnya kesiapan mental dan ekonomi sebelum memutuskan untuk menikah. Hasil evaluasi program menunjukkan adanya peningkatan yang nyata dalam pemahaman peserta mengenai bagaimana pernikahan dini dapat merugikan masa depan mereka. Selama kegiatan berlangsung, peserta memperlihatkan antusiasme yang tinggi dan keterlibatan aktif dalam setiap sesi diskusi. Diharapkan program ini dapat menjadi langkah pencegahan yang berarti dalam menekan angka pernikahan dini sekaligus mendorong perubahan budaya jangka panjang yang mengedepankan nilai pendidikan dan perencanaan hidup yang matang bagi generasi muda secara berkelanjutan.