Suryanto
ITSK RS Dr. Soepraoen Kesdam V/Brawijaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektifitas Penggunaan Selimut Hangat Pada Pasien Post Sectio Caesarea Dengan Hipertensi Terhadap Shivering Di Ruang Pacu Fanissa Oktakarina Fauzi; Suryanto; Leny Candra
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.931

Abstract

Shivering pasca operasi merupakan komplikasi yang umum terjadi pada pasien post sectio caesarea dengananestesi spinal, dengan insiden mencapai 85%. Pada pasien hipertensi, kejadian shivering berpotensimemperburuk kondisi hemodinamik dan meningkatkan risiko komplikasi kardiovaskular akibat gangguantermoregulasi yang lebih sensitif terhadap perubahan suhu. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitaspenggunaan selimut hangat terhadap penurunan derajat shivering pada pasien post sectio caesarea denganhipertensi di ruang PACU RSUD Dolopo Madiun. Kajian pustaka meliputi konsep selimut hangat, sectiocaesarea, hipertensi dalam kehamilan, mekanisme shivering, dan manajemen ruang pemulihan. Penelitianmenggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest dan metode cross-sectional.Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung menggunakan lembar observasi berdasarkan skalaCrossley dan Mahajan terhadap 30 responden yang dipilih dengan teknik accidental sampling selama periodeApril–Mei 2026. Sebelum intervensi, seluruh responden (100%) memiliki suhu tubuh 34,0–35,5°C denganderajat shivering 3 sebanyak 16 responden (53,3%) dan derajat 4 sebanyak 14 responden (46,7%). Setelahpemberian selimut hangat selama 30 menit, suhu tubuh seluruh responden meningkat ke rentang normal36,0–37,5°C, dengan derajat shivering menurun menjadi derajat 1 pada 18 responden (60%) dan derajat 2 pada12 responden (40%). Uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan seluruh 30 responden mengalami penurunanderajat shivering (p-value < 0,05). Disimpulkan bahwa penggunaan selimut hangat terbukti efektif secarasignifikan dalam menurunkan derajat shivering pada pasien post sectio caesarea dengan hipertensi.