ABD. HAMID
STAI MIFTAHUL ULUM TARATE PANDIAN SUMENEP

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TRADISI DAN BUDAYA PELET KANDUNG (SELAMETAN KEHAMILAN) PERSEPEKTIF ISLAM DI LENTENG SUMENEP ABD. HAMID
JURNAL KEISLAMAN TERATEKS Vol 10 No 1 (2025): APRIL
Publisher : STAI MIFTAHUL ULUM TARATE PANDIAN SUMENEP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tradisi yang masih melekat dalam kehidupan masyarakat khususnya dikalangan masyarakat Dusun Angsanah Lenteng Barat Lenteng Sumenep yaitu tradisi pelet kandung yang sampai hari ini terus dilakukan. Tradisi pelet kandung merupakan acara selamatan untuk seorang istri yang sedang hamil dan diadakan oleh keluarga yang bersangkutan untuk memenuhi hajatnya.Tradisi pelet kandung dilakukan dengan tujuan untuk merayakan kehamilan seorang wanita pada saat kandungan berusia empat bulan atau tujuh bulan yang hanya dilakukan pada saat kehamilan pertama saja. Dalam pelaksanaannya ada beberapa tahap yang harus dilalui oleh pasangan yang sedang melaksanakan upacara tradisi itu. Tradisi ini dilakukan agar calon ibu selamat ketika proses persalinan dan bayi yang akan dilahirkan, lahir dengan selamat dan bisa menjadi anak yang shalih shalihah. Adapun metode yang penulis gunakan adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dengan bentuk pendekatan studi kasus yang bermaksud untuk memberikan suatu pemahaman mengenai tradisi pelet kandung dengan langkah langkah pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data yang digunakan adalah para informan baik yang terlibat maupun yang dianggap mengerti tentang tradisi tersebut, yaitu para tokoh masyarakat serta buku buku yang menunjang dalam penelitian tersebut. Dari paparan tersebut peneliti sangat tertarik untuk mengadakan penelitian tentang Tradisi Pelet Kandung Menurut Hukum Islam (Studi Kasus di Dusun Angsanah Lenteng Barat Lenteng). Dan yang menjadi submasalah yaitu : prosesi upacara tradisi pelet kandung pada masyarakat Dusun Angsanah Lenteng Barat Lenteng dan pandangan hukum Islam terhadap tradisi pelet kandung di Dusun Angsanah Lenteng Barat Lenteng. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa pada pelaksanaan prosesi tradisi pelet kandung yang ada di Dusun Angsanah Lenteng Barat melalui tahapan tahapan yang sudah menjadi turun temurun dari sejak dulu, tahapan tersebut diawali dengan tahap pemijatan sampai pembacaan do’a kepada seorang wanita yang sedang hamil. Sedangkan pandangan hukum islam terhadap tradisi pelet kandung ini, mayoritas ulama ushuliyyin dan ulama fiqh membolehkan atas terlaksananya tradisi ini, karena pada tradisi ini tidak bertentangan dengan ajaran islam. Melainkan suatu tradisi yang bertujuan untuk menampakkan rasa syukur kepada Allah SWT. serta menumbuhkan rasa optimisme kepada keluarga dan ibu, bahwa akan ada kemudahan dan kelancaran pada saat peroses persalinan.
ANALISIS PENGARUH STRATEGI PENGEMBANGAN BISNIS ISLAM (4P) UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN MASYARAKAT DI KECAMATAN LENTENG ABD. HAMID
JURNAL KEISLAMAN TERATEKS Vol 11 No 1 (2026): APRIL
Publisher : STAI MIFTAHUL ULUM TARATE PANDIAN SUMENEP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perekonomian suatu negara memiliki peran penting bagi kesejahteraan warga suatu negara. Keberhasilan perekonomian negara tidak hanya ditopang oleh industri-industri besar, tetapi juga karena adanya kontribusi dari industry kecil. Kondisi pesaing yang semakin banyak dan juga perkembangan zaman yang semakin pesat. Pelaku kuliner menerapkan strategi guna mengembangkan usahanya untuk meningkatkan pendapatan, dengan harapan tidak kalah saing dengan kuliner yang baru. Fokus penelitian ini adalah bagaimana pengaruh strategi pengembangan bisnis secara parsial terhadap pendapatan masyarakat kecamatan Lenteng. Bagaimana pengaruh strategi pengembangan bisnis secara simultan terhadap pendapatan masyarakat kecamatan Lenteng. Variabel mana yang paling berpengaruh terhadap pendapatan masyarakat kecamatan Lenteng. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, sumber data terdiri dari kuesioner dan wawancara terhadap pelaku kuliner di kecamatan Lenteng, serta berkas dokumentasi berasal dokumentasi berasal buku, jurnal dan penelitian terdahulu yang terkait dengan judul penelitian. Teknik pengumpulan data berupa kuesioner, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah strategi 4p yang memiliki pengaruh signifikan secara parsial ialah strategi harga, adapun strategi produk, tempat dan promosi tidak mempunyai peluang terhadap pengaruh pendapatan. Secara simultan penerapan strategi pengembangan bisnis 4p oleh pelaku kuliner di kecamatan Lenteng mempunyai pengaruh yang signifikan. Tingkat intensitas penggunaan 4p paling dominan terhadap pengaruh pendapatan ialah yang harga, strategi produk, strategi promosi dan yang paling rendah yaitu strategi tempat