Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah kesulitan yang dialami mahasiswa dalam menguasai kosakata bahasa Jepang, khususnya dalam pembelajaran berbasis kanji, karena ketergantungan yang berkelanjutan pada metode pengajaran konvensional yang memberikan keterlibatan interaktif yang terbatas. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan penguasaan kosakata mahasiswa Sastra Jepang yang terdaftar dalam mata kuliah Hyōki. Kosakata merupakan komponen fundamental dalam pemerolehan bahasa Jepang, terutama dalam mata kuliah yang menekankan keterampilan membaca dan menulis. Aplikasi LIKARI, sebagai platform pembelajaran berbasis teknologi, menawarkan fitur interaktif dan menarik yang dirancang untuk meningkatkan motivasi dan pemahaman kosakata mahasiswa. Penelitian ini menggunakan desain eksperimental kuantitatif pra-uji dan pasca-uji untuk mengukur perubahan dalam penguasaan kosakata. Partisipan terdiri dari 10 mahasiswa Sastra Jepang di Universitas Bung Hatta yang terdaftar dalam mata kuliah Hyōki selama semester Januari–Juni 2025. Data dikumpulkan menggunakan tes kosakata pilihan ganda 100 item yang menilai pengenalan makna, pengucapan, dan penggunaan kontekstual. Validitas instrumen ditetapkan melalui penilaian ahli, dan reliabilitasnya diuji menggunakan Cronbach's Alpha. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji t sampel berpasangan. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam penguasaan kosakata siswa setelah menggunakan aplikasi LIKARI. Temuan ini menunjukkan bahwa pengajaran kosakata berbasis teknologi dapat secara efektif mendukung pembelajaran yang berfokus pada kanji dan berkontribusi pada pengembangan strategi pembelajaran digital dalam pendidikan bahasa Jepang di tingkat perguruan tinggi.