Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Virtual Laboratory untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Mutasi Gen pada Mahasiswa Biologi Universitas Muhammadiyah Bengkulu: Research Article Pengembangan Virtual Laboratory untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Mutasi Gen pada Mahasiswa Biologi Universitas Muhammadiyah Bengkulu Development of A Virtual Laboratory to Improve Understanding of The Concept of Gene Mutation In Biology Students of Muhammadiyah University of Bengkulu Titin Septika
BiosciED: Journal of Biological Science and Education Vol. 7 No. 1 (2026): BiosciED June 2026
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/bed.v7i1.25993

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan virtual laboratory berbasis web sebagai media pembelajaran konsep mutasi gen pada mahasiswa Program Studi Biologi Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Mutasi gen merupakan salah satu topik krusial dalam genetika molekuler yang memerlukan visualisasi proses-proses mikroskopis yang sulit diamati secara langsung. Metode penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian adalah 60 mahasiswa semester IV yang sedang mengambil mata kuliah Genetika Molekuler, dibagi menjadi kelompok eksperimen (30 mahasiswa) menggunakan virtual laboratory dan kelompok kontrol (30 mahasiswa) menggunakan pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan meliputi soal pretest-posttest konsep mutasi gen, angket respons mahasiswa, dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa virtual laboratory yang dikembangkan memperoleh penilaian ahli materi sebesar 87,5% (sangat layak) dan ahli media sebesar 91,2% (sangat layak). Uji efektivitas menunjukkan peningkatan pemahaman konsep mahasiswa pada kelompok eksperimen dengan nilai N-Gain sebesar 0,72 (tinggi) dibandingkan kelompok kontrol sebesar 0,41 (sedang). Respons mahasiswa terhadap penggunaan virtual laboratory sangat positif dengan skor rata-rata 88,3%. Berdasarkan hasil tersebut, virtual laboratory yang dikembangkan dinyatakan layak dan efektif untuk meningkatkan pemahaman konsep mutasi gen pada mahasiswa biologi Universitas Muhammadiyah Bengkulu.