Muhammad Fatwa
Sekolah Tinggi Islam Darul Amanah Kendal, Jawa Tengah

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS KEARIFAN LOKAL DALAM MEMBANGUN PRIBADI SANTRI DI PONDOK PESANTREN DARUL AMANAH KENDAL Muhammad Fatwa
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i1.9593

Abstract

Negative behavior of students at the Darul Amanah Kendal Islamic Boarding School, such as fighting and moral decadence, underscores the need for revitalizing character education to nurture human nature towards perfect human beings. This study focuses on efforts to build the character of students through the integration of local wisdom from Ngadiwarno Village, which is rich in religious and social values. Using a descriptive qualitative method with a phenomenological approach, the research stages include field observations, in-depth interviews, and documentation studies analyzed interactively through data reduction and presentation. The findings indicate that internalization of character is realized through the habituation of routine religious traditions such as mujahadah, manaqiban, reading of Maulid Diba', completing the Qur'an, as well as community activities such as mutual cooperation and sambatan. These traditions function as instruments of moral transformation that go beyond cognitive aspects to direct experience. The main conclusion confirms that local wisdom-based education is effective in fostering dynamic spirituality in students. Through the integration of local values, students not only understand the essence of goodness, but also have a love and consistency in implementing commendable behavior in real life. The interwoven religious bonds positively impact the development of independent, responsible individuals capable of contributing to the welfare of the community. The synergy between traditional theory and practice provides a strong moral barrier for students in the face of negative environmental influences, enabling the vision of cultivating a generation of noble character to be realized optimally and sustainably. ABSTRAK Perilaku negatif santri di Pondok Pesantren Darul Amanah Kendal, seperti perkelahian dan dekadensi moral, melatarbelakangi perlunya revitalisasi pendidikan karakter guna merawat fitrah manusia menuju insan kamil. Penelitian ini berfokus pada upaya membangun pribadi santri melalui integrasi kearifan lokal Desa Ngadiwarno yang sarat nilai agamis dan sosial. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi, tahapan penelitian meliputi observasi lapangan, wawancara mendalam, serta studi dokumentasi yang dianalisis secara interaktif melalui reduksi dan penyajian data. Temuan menunjukkan bahwa internalisasi karakter diwujudkan melalui pembiasaan tradisi keagamaan rutin seperti mujahadah, manaqiban, pembacaan Maulid Diba’, khataman al-Qur’an, serta aktivitas kemasyarakatan berupa gotong royong dan sambatan. Tradisi ini berfungsi sebagai instrumen transformasi moral yang melampaui aspek kognitif menuju pengalaman langsung. Simpulan utama menegaskan bahwa pendidikan berbasis kearifan lokal efektif menumbuhkan spiritualitas dinamis pada diri santri. Melalui integrasi nilai-nilai lokal, santri tidak hanya memahami esensi kebaikan, tetapi juga memiliki kecintaan dan konsistensi dalam menerapkan perilaku terpuji secara nyata. Keberagamaan yang terjalin berdampak positif dalam menciptakan pribadi yang mandiri, bertanggung jawab, serta mampu memberikan kontribusi bagi kemaslahatan umat. Sinergi antara teori dan praktik tradisional menjadi benteng moralitas yang kokoh bagi santri dalam menghadapi pengaruh negatif lingkungan, sehingga visi mencetak generasi berakhlak mulia dapat terwujud secara optimal dan berkesinambungan.