Desy Rosmalinda
Prodi PGSD, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Jambi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

VALIDITAS MEDIA DIGITAL BERBASIS KEARIFAN LOKAL BATIK JAMBI UNTUK PEMBELAJARAN IPAS PERUBAHAN WUJUD ZAT KELAS IV Rut Putri Rajagukguk; Destrinelli Destrinelli; Desy Rosmalinda
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v6i2.9525

Abstract

This research focuses on the development of a digital learning media that highlights the local wisdom of Jambi Batik as a learning context for the material of changes in the state of matter for fourth grade elementary school students. The use of local cultural elements is expected to make the concept of science and natural sciences feel more concrete, meaningful, and close to the daily experiences of students, thereby helping them understand the material more easily. The method used is research and development (R&D) with the DDD-E model which includes the stages of Decide (determining needs and objectives), Design (media design), Develop (product creation and refinement), and Evaluate (assessment and improvement). Data were obtained through interviews, observations, and questionnaires. After the media was developed, a validation test was conducted to assess its feasibility and quality, involving three validators, namely media experts, material experts, and language experts. The validation results showed an average score of 95% from media experts with a feasible category, 97.5% from material experts with a very feasible category, and 98% from language experts with a feasible category. Based on these findings, the digital learning media based on the local wisdom of Jambi Batik on the material of changes in the state of matter for fourth grade elementary school students is declared to meet the eligibility criteria and can be used as an alternative media in classroom learning activities. ABSTRAKPenelitian ini difokuskan pada pengembangan sebuah media pembelajaran digital yang mengangkat kearifan lokal Batik Jambi sebagai konteks pembelajaran materi perubahan wujud zat untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar. Pemanfaatan unsur budaya lokal tersebut diharapkan dapat membuat konsep IPAS terasa lebih konkret, bermakna, dan dekat dengan pengalaman sehari-hari peserta didik, sehingga membantu mereka memahami materi dengan lebih mudah. Metode yang digunakan adalah penelitian pengembangan (Research and Development/R&D) dengan model DDD-E yang meliputi tahapan Decide (penentuan kebutuhan dan tujuan), Design (perancangan media), Develop (pembuatan dan penyempurnaan produk), serta Evaluate (penilaian dan perbaikan). Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan penyebaran angket. Setelah media selesai dikembangkan, dilakukan uji validasi untuk menilai kelayakan dan kualitasnya, melibatkan tiga validator, yaitu ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa. Hasil validasi menunjukkan skor rata-rata persentase 95% dari ahli media dengan kategori layak, 97,5% dari ahli materi dengan kategori sangat layak, serta 98% dari ahli bahasa dengan kategori layak. Berdasarkan temuan tersebut, media pembelajaran digital berbasis kearifan lokal Batik Jambi pada materi perubahan wujud zat untuk siswa kelas IV SD dinyatakan memenuhi kriteria kelayakan dan dapat digunakan sebagai salah satu alternatif media dalam kegiatan pembelajaran di kelas.
VALIDASI BAHAN AJAR ENSIKLOPEDIA BERMUATAN KEARIFAN LOKAL PEMBELAJARAN IPAS MATERI STRUKTUR DAN FUNGSI TUMBUHAN KELAS IV Ririn Butarbutar; Faizal Chan; Desy Rosmalinda
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v6i2.9528

Abstract

This study was conducted to design and produce an instructional material development product in the form of a locally based digital encyclopedia on the topic of plant structures and the functions of their parts for Grade IV elementary IPAS learning. The study was motivated by the suboptimal use of digital instructional materials at SD Negeri 165/I Sengkawang, even though technological facilities are available, causing learning to remain largely dependent on textbooks and less contextual. The research employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE framework, implemented only up to the development stage, with a primary focus on expert validation. Data were collected qualitatively through direct interviews with teachers and students to identify learning needs, and quantitatively through validation sheets completed by a subject-matter expert, a language expert, and a media expert using a Likert scale. Quantitative data were analyzed by calculating the percentage of the obtained score relative to the maximum score and classifying it into validity categories. The validation results indicated that the instructional material achieved a very high feasibility level, with language expert feasibility at 94%, content expert feasibility at 94%, and media expert feasibility at 98%, and an average validity of 95% categorized as highly valid. These findings show that the developed digital encyclopedia meets feasibility criteria in terms of content accuracy, language quality, and media design, and has the potential to support a more engaging and well-targeted learning experience that aligns with the cultural environment of elementary school students. ABSTRAKPenelitian ini dilakukan untuk merancang dan menghasilkan sebuah produk pengembangan bahan ajar berupa ensiklopedia digital bermuatan kearifan lokal pada topik struktur serta fungsi bagian-bagian tumbuhan untuk pembelajaran IPAS kelas IV sekolah dasar. Latar belakang penelitian berangkat dari belum optimalnya pemanfaatan bahan ajar digital di SD Negeri 165/I Sengkawang meskipun sarana teknologi tersedia, sehingga pembelajaran masih cenderung bergantung pada buku teks dan kurang kontekstual. Penelitian ini menerapkan metode penelitian dan pengembangan (R&D) dengan kerangka ADDIE pelaksanaannya hanya dilakukan hingga fase pengembangan (development), terutama pada proses validasi ahli. Pendataan dilakukan secara kualitatif dengan melakukan tanya jawab langsung bersama guru dan peserta didik untuk memetakan kebutuhan, serta secara kuantitatif melalui lembar validasi ahli materi, ahli bahasa, dan ahli media berbantuan skala Likert. Data kuantitatif dianalisis untuk menghitung persentase perbandingan skor perolehan terhadap skor maksimal dan mengklasifikasikannya ke kategori kevalidan. Temuan dari tahap validasi memperlihatkan bahwa bahan ajar tersebut memperoleh penilaian tingkat kelayakan yang sangat tinggi, dengan kelayakan ahli bahasa 94%, ahli materi 94%, dan ahli media 98%, serta rata-rata kevalidan 95% pada kategori sangat valid. Hal ini menunjukkan bahwa ensiklopedia digital yang dirancang sudah memenuhi kriteria kelayakan dari aspek ketepatan materi, kebahasaan, dan tampilan media, serta berpotensi mendukung suasana belajar yang lebih menyenangkan sekaligus tepat sasaran dengan lingkungan budaya siswa sekolah dasar.