Abdul Aziz Khulaifi
a:1:{s:2:"en";s:26:"Universitas Negeri Jakarta";}

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Media Buku Cerita Bergambar dalam Meningkatkan Karakter Toleransi Siswa Sekolah Dasar Abdul Aziz Khulaifi
PROSIDING SEMINAR NASIONAL KEGURUAN DAN PENDIDIKAN (SNKP) Vol. 4 No. 1 (2026): Prosiding Seminar Nasional Keguruan dan Pendidikan (SNKP) 2026
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/snkp.v4i1.4476

Abstract

Pendidikan karakter toleransi di sekolah dasar masih menghadapi berbagai kendala, terutama dalam penggunaan media pembelajaran yang kurang kontekstual dan menarik bagi siswa. Pembelajaran yang masih didominasi metode ceramah menyebabkan siswa kurang memahami nilai toleransi secara konkret. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan buku cerita bergambar berbasis multikultural dalam meningkatkan karakter toleransi siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan di SDN Joglo 05 Jakarta pada semester ganjil tahun ajaran 2025/2026. Subjek penelitian terdiri atas 1 guru kelas III dan 30 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan angket sederhana. Instrumen penelitian berupa pedoman observasi, pedoman wawancara, dan lembar angket. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran toleransi masih didominasi metode ceramah dan penggunaan buku teks sehingga siswa kurang terlibat aktif dalam pembelajaran. Hanya 5 dari 30 siswa yang menyukai pembelajaran Pendidikan Pancasila menggunakan buku teks dan metode ceramah, sedangkan sekitar 40% siswa memperoleh nilai di bawah standar pada materi toleransi dan keberagaman. Sebagian besar siswa lebih tertarik pada media pembelajaran berbasis gambar dan cerita karena dianggap lebih menarik, mudah dipahami, dan kontekstual dengan kehidupan sehari-hari. Guru juga membutuhkan media pembelajaran yang mampu merepresentasikan keberagaman sosial dan budaya secara lebih nyata. Pengembangan buku cerita bergambar berbasis multikultural diperlukan untuk mendukung pembelajaran karakter toleransi di sekolah dasar. Media pembelajaran yang mengintegrasikan unsur visual, narasi, dan representasi keberagaman kontekstual dapat membantu meningkatkan keterlibatan siswa dan pemahaman nilai toleransi secara lebih bermakna dalam kehidupan sehari-hari.