Nisa Salsabilah
Universitas Setia Budhi Rangkasbitung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MODEL PROJECT BASED LEARNING (PJBL) BERBANTUAN DIORAMA DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF SISWA MAN 1 LEBAK PADA PEMBELAJARAN SEJARAH Nisa Salsabilah; Weny Widyawati Bastaman; Usmaedi Usmaedi
KALA MANCA: JURNAL PENDIDIKAN SEJARAH Vol 13 No 2 (2025): Kala Manca: Jurnal Pendidikan Sejarah
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah, Universitas Setiabudhi Rangkasbitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69744/kamaca.v13i2.723

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model Project Based Learning (PjBL) berbantuan media diorama dalam meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa pada pembelajaran sejarah di MAN 1 Lebak. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya keterlibatan aktif dan kemampuan berpikir kreatif siswa yang selama ini lebih banyak menggunakan metode konvensional berbasis ceramah dan hafalan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan Desain Quasi Experimental Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X, dengan sampel dua kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol yang masing-masing berjumlah 30 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes (pre-test dan post-test) dan non tes (angket). Uji validitas dan reliabilitas instrumen menunjukkan hasil yang layak digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PjBL berbantuan diorama secara signifikan dapat meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa, yang ditunjukkan melalui hasil Uji Independent Sample T-Test dengan nilai yang signifikan. Selain itu, hasil uji N-Gain menunjukkan peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa pada kategori sedang hingga tinggi. Temuan ini memperlihatkan bahwa model pembelajaran berbasis proyek dengan dukungan media konkrit seperti diorama dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran inovatif yang lebih efektif dan menyenangkan, serta mampu mendorong siswa untuk berpikir kreatif, aktif, dan mandiri dalam memahami materi sejarah.