Maulana Azis Bahrudin
Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Eksplorasi Gaya Hidup Terhadap Kesuksesan pada Lansia di Panti Werda Omega Semarang Ummy Khabibah; Salsabilla Fatin; Nadhifa Rif'aldina Zakia; Putri Rahmawati; Muhammad Athar Wibisono; Maulana Azis Bahrudin; Annida Amalia; Hidayatus Sibyan; Dian Nabila Septiani; Siti Hikmah
Psycho Aksara : Jurnal Psikologi Vol. 3 No. 2 (2025): Volume 3, Nomor 2, Juli 2025
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA BLITAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/pyschoaksara.v3i2.1868

Abstract

Jumlah lansia yang semakin meningkat menuntut perhatian terhadap kualitas hidup mereka. Penelitian ini bertujuan mengekspslorasi gaya hidup dan makna kesuksesan hidup lansia di panti werda omega semarang. Pendekatan yang digunakan menggunakan studi fenomenologis, data dikumpulkan melalui wawancara yang mendalam dengan empat lansia yang dipilih secara purposive. Analisis dilakukan dengan coding tematik. Lansia memiliki refleksi diri, pengendalian emosi, semangat hidup yang tinggi, dan hubungan sosial harmonis. Bagi lansia kesuksesan berisi ketenangan batin, kesehatan, hubungan baik, dan kebahagiaan sederhana.
Proses Transisi Dari Fear Of Missing Out (FOMO) Menuju Joy Of Missing Out (JOMO) Melalui Penerapan Digital Detox Pada Mahasiswa UIN Walisongo Maulana Azis Bahrudin; Abdullah Azzam Al Afghani
Psycho Aksara : Jurnal Psikologi Vol. 4 No. 1 (2026): Volume 4, Nomor 1, Januari 2026
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA BLITAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/psychoaksara.v4i1.2560

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi dinamika psikologis mahasiswa dalam menghadapi kecanduan media sosial melalui lensa transisi dari Fear of Missing Out (FOMO) menuju Joy of Missing Out (JOMO). Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, data dikumpulkan dari enam mahasiswa UIN Walisongo yang menjalani praktik digital detox. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa FOMO di kalangan mahasiswa bermanifestasi sebagai gangguan kecemasan yang berinteraksi dengan konflik nilai spiritual. Proses transisi melalui digital detox ditemukan berlangsung fluktuatif, diawali dengan fase resistensi (withdrawal) yang kemudian dapat diatasi melalui strategi koping religius dan dukungan lingkungan. JOMO bukanlah penolakan terhadap teknologi, melainkan sebuah kompetensi regulasi diri untuk mendapatkan kembali otonomi atensi, meningkatkan kualitas hubungan interpersonal yang autentik, dan mencapai kesejahteraan psikospiritual. Temuan ini menyarankan perlunya integrasi literasi digital dengan pendekatan nilai-nilai spiritual dalam menangani kesehatan mental mahasiswa di era digital.
Self-Adjustment Self-Adjustment Mahasiswa dalam Menghadapi Transisi dari Dunia Perkuliahan ke Dunia Kerja melalui Program Magang di PT. Prima Tunggal Mandiri: Studi Fenomenologi Maulana Azis Bahrudin
Psycho Aksara : Jurnal Psikologi Vol. 4 No. 2 (2026): Volume 4, Nomor 2, Juli 2026
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA BLITAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/psychoaksara.v4i2.2690

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman self-adjustment mahasiswa dalam menghadapi transisi dari dunia perkuliahan menuju dunia kerja melalui program magang di PT. Prima Tunggal Mandiri. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi untuk memahami pengalaman subjektif mahasiswa selama proses adaptasi di lingkungan kerja. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur terhadap tujuh partisipan yang dipilih menggunakan teknik purposive dan snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penyesuaian diri berlangsung secara bertahap dan melibatkan aspek psikologis serta sosial. Analisis data menghasilkan lima tema utama, yaitu pemahaman peran dan pengalaman kerja nyata, lingkungan kerja suportif sebagai faktor adaptasi, penyesuaian terhadap disiplin dan budaya kerja, kerja sama dan sikap saling membantu, serta penerimaan sosial dan peningkatan kepercayaan diri. Pengalaman magang membantu mahasiswa mengembangkan kemampuan profesional, komunikasi interpersonal, kedisiplinan, tanggung jawab, dan rasa percaya diri dalam menghadapi tuntutan kerja. Temuan penelitian menunjukkan bahwa self-adjustment tidak hanya berkaitan dengan kesiapan kerja secara teknis, tetapi juga pembentukan identitas profesional melalui pengalaman diterima, dipercaya, dan dilibatkan dalam lingkungan kerja.