Anik Andayani
Prodi D4 Teknologi Laboratorium Medis, Fakultas Teknologi dan Managemen Kesehatan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN KADAR GLUKOSA DARAH, KADAR HbA1c, DAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RSUD KILISUCI KOTA KEDIRI Anik Andayani; Imam Mustofa
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 10 No 1 (2026): April
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v10i1.28846

Abstract

Diabetes melitus merupakan gangguan metabolik yang ditandai dengan tingginya kadar glukosa darah akibat gangguan sekresi insulin, penurunan sensitivitas insulin, atau keduanya. Kondisi hiperglikemia yang berlangsung dalam jangka panjang berdampak pada peningkatan kadar HbA1c dan, apabila tidak ditangani dengan baik, dapat memicu munculnya komplikasi seperti hipertensi. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan tujuan menganalisis hubungan antara kadar glukosa darah, kadar HbA1c, dan tekanan darah pada pasien diabetes melitus tipe 2 di RSUD Kilisuci Kota Kediri. Sebanyak 30 pasien rawat jalan dari Klinik Penyakit Dalam yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi diikutsertakan dalam penelitian ini. Kadar glukosa darah dan HbA1c diposisikan sebagai variabel bebas, sedangkan tekanan darah menjadi variabel terikat. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kadar glukosa darah acak sebesar 330,33 mg/dL, rata-rata HbA1c sebesar 8,52%, rata-rata tekanan darah sistolik sebesar 145,83 mmHg, dan rata-rata tekanan darah diastolik sebesar 91,50 mmHg. Uji normalitas menggunakan Shapiro–Wilk menunjukkan data tidak terdistribusi normal (p < 0,05), sehingga digunakan uji korelasi Spearman's rho. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan bermakna antara kadar glukosa darah, kadar HbA1c, dan tekanan darah, yang mengindikasikan bahwa pengendalian glikemik yang buruk berkaitan dengan peningkatan tekanan darah pada pasien diabetes melitus tipe 2.