Julianus Jeksen
Program Studi Agroteknologi,Fakultas Teknologi Pangan,Pertanian dan Perikanan Universitas Nusa Nipa Maumere

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Berbagai Media Tanam Pada Proses Pembibitan Tanaman Kakao (Theobroma cocoa) Yohanes Alfandi; Julianus Jeksen; Yovita Yasintha Bolly
PUCUK : Jurnal Ilmu Tanaman Vol 5 No 1 (2025): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Ratu Samban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/pucuk.v5i1.357

Abstract

Kakao (Theoboroma cocoa L) merupakan komoditas perkebunan yang peranya cukup tinggi bagi perekonomian keluarga maupun nasiona,selain sebagai penyedia lapangan kerja dan sumber defisa negara,kakao juga diharapkan sebagai komoditas yang dapat memberikan sumber yang berlanjut kepada petani namun produksinya tidak sesuai dari yang diharapka hal ini dikarenakan bibit yang kurang baik sehingga perlu dilakukan proses pembibtan yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan media tanam yang baik untuk proses pembibitan tanaman kakao. Penelitian dilakukan di di Upt. Pembenihan Kebun Dinas dan Laboratorium Perkebunan Hayati pasa Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Propinsi Nusa Tenggara Timur selama tiga bulan dari September hingga Desember 2024. Metode penelitian ini menggunakan pengamatan langsung di lapangan yaitu mengukur jumlah daun,diameter batang kemudian menghitung rata-rata dari setiap perlakuan.Hasil penelitian ini menunjukan bahawa perlakuan P4 ) tinggi tanaman tertinggi daripada perlakuan yang lain, dimulai dari 19,8 cm dan mecapai 23,2 cm, jumlah daun paling tertinggi jumlah dari 5,4 lembar mejadi 9 lembar, diameter batang paling tertinggi daripada perlakuan lainya, dimulai dari 0,192 mm mencapai 0,282 mm. Kesimpulan dari penelitian ini adalah media tanam P4 (tanah topsoil+sekam+pupuk kandang sapi merupakan media tanam terbaik untuk proses pembibitan tanaman kakao sehingga penggunaan media tanam yang kaya akan nutrisi seperti pupuk kandang sapi memiliki rata-rata pertumbuhan tertinggi sehinga penggunaan media tanam yang kaya akan nutrisi seperti kotoran sapi sangat disarankan untuk meningkatkan pembibitan kakao secara optimal.
Studi Sistem Pemupukan Pada Budidaya Tanaman Lobak (Raphanus Sativus L.) Yohanes Fredi Marcelino; Julianus Jeksen; Mario Malado
PUCUK : Jurnal Ilmu Tanaman Vol 5 No 1 (2025): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Ratu Samban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/pucuk.v5i1.358

Abstract

Lobak Putih (Raphanus sativus L.) merupakan tanaman sayuran yang memiliki potensi tinggi sebagai sumber pangan dan obat. Namun, produksi lobak di indonesia masih rendah, terutama akibat menurunnya kesuburan tanah dan kurangn optimalnya sistem pemupukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh jenis pupuk kandang terhadap pertumbuhan lobak putih di Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur. Penelitian dilakukan selama September hingga Desember 2024 dengan menggunakan pupuk kandang ayam dan sapi sebagai perlakuan utama. Hasil pengamatan menunjukan bahwa pupuk kandang ayam memberikan hasil lebih baik dibandingkan pupuk kandang sapi, dengan rata-rata jumlah daun 12,2 lembar dan tinggi tanaman 35,56 cm pada 4 minggu setelah tanam (MST). Hal ini disebabkan oleh kandungan unsur hara yang lebih tinggi pada pupuk kandang ayam yang mampu meningkatkan kesuburan tanah dan pertumbuhan tanaman. Penelitian ini memberikan rekomendasi bahwa kombinasi pupuk organik dapat digunakan untuk meningkatkan produktivitas lahan dalam budidaya lobak putih.
PEMANFAATAN EKSTRAK DAUN MIMBA (Azadirachta indica) SEBAGAI PESTISIDA NABATI DALAM MENANGGULANGI HAMA ULAT BUAH (Helicoverpa armigera) PADA TANAMAN TOMAT (Solanum lycopersicum) Maria Sri kartika Nona mina; Julianus Jeksen; Yovita Yasintha Bolly
PUCUK : Jurnal Ilmu Tanaman Vol 5 No 1 (2025): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Ratu Samban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/pucuk.v5i1.361

Abstract

Tomato fruit caterpillar pests (Helicoverpa armigera) are one of the main factors that cause demage to tomato plantas, so that they can reduce crop producitivity. This study aims to test the effectiveness of botanical pesticides based on neem leaves (Azadirichta indica) as an environmentally friendly alternative pest control and compare it with chemical pesticides. This study was conducted with several treatments of neem leaf exract concentration, namely 40%, as well as controls and chemical pesticides as a comparison. The results of the study showed that the neem leaf botanical pesticide was able to siginificantly reduce the population of tomato fruit caterpillar pests. The effectiveness of control increased along with the concentration of the solution, where at a concentration of 40% the effectiveness reached 80%. The level of fruit damage also decreased by 40%. Chemical pesticides showed higher effectiveness (90%) with a fruit damage level of only 20%. Although chemical pesticides are more effective, the botanical pesticide neem leaves offer an environmentally friendly solution with a lower risk of chemical residues. Thus, neem leaves can be an alternative for farmers to reduce dependence on chemical pesticides, especially on a sustainable agricultural scale.