Naryati Naryati
Universitas Muhammadiyah Jakarta. Jakarta.

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Supervisi Model 4s terhadap Pendokumentasian Asuhan Keperawatan Berbasis Emr di Rumah Sakit An-Nisa Tangerang Meihati Munawaroh; Muhammad Hadi; Naryati Naryati; Tini Suminarti
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 6, No 1 (2026): Volume 6 Nomor 1 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v6i1.20009

Abstract

ABSTRACT Nursing documentation is a series of documentation of activities carried out by the implementer, both manually and electronically, starting with assessment, making a diagnosis, action plan, implementation and evaluation, and must be the responsibility of the nurse. This study aims to determine the effectiveness of the 4S model supervision on EMR-based nursing care documentation. The method used in this study is the Generalized Linear Model Repeated Measure (GLM-RM) which is to analyze the effect of the 4S supervision model on EMR-based nursing care documentation in the control and intervention groups. From the results of the Generalized Linear Model Repeated Measure (GLM-RM), a comparison was obtained between the intervention group and the control group after the implementation of the 4S supervision model with a mean difference value = 33.56 with a p-value = 0.000. The results of the Generalized Linear Model Repeated Measure obtained the Greenhouse Geisser value obtained a significance value of 0.000, and the test of between-subjects effects showed that there was a difference in EMR-based nursing care documentation p-value 0.000 between the two groups. Based on the parameter estimates test, there was a difference in EMR-based nursing care documentation over time with a p-value = 0.000.The conclusion of this study is that there is an influence of the 4S supervision model on the documentation of EMR-based nursing care at An-Nisa Hospital, Tangerang. Keywords: Nursing Documentation, 4S Supervision.  ABSTRAK Dokumentasi keperawatan merupakan rangkaian pendokumentasian kegiatan yang dilakukan pelaksana, baik secara manual maupun elektronik, diawali pengkajian, membuat diagnosa, rencana tindakan, pelaksanaan dan evaluasi, dan harus menjadi tanggung jawab perawat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas supervise model 4S terhadap pendokumentasian asuhan keperawatan berbasis EMR. Metode yang digunakan dengan penelitian ini adalah Generalized Linear Model Repeated Measure (GLM-RM) yang dimana untuk menganalisa pengaruh model supervise 4S terhadap pendokumentasian asuhan keperawatan berbasis EMR pada kelompok kontrol dan intervensi. Dari hasil generalized Linear Model Repeated Measure (GLM-RM) didapatkan perbandingan pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol  sesudah penerapan model supervise 4S denga nilai mean difference = 33,56 dengan p-value = 0,000. Hasil Generalized Linear Model Repeated Measure didapatkan nilai Greenhouse Geisser didapatkan nilai signifikansi 0,000, dan uji test of between-subjects effects didapatkan hasil bahwa terdapat perbedaan pendokumentsasuhan keperawatan berbasis EMR p-value 0,000 antara dua kelompok. Berdasarkan uji parameter estimates terdapat perbedaan pendokumentasian asuhan keperawatan berbasis EMR dari waktu ke waktu dengan nilai p-value = 0,000. Kesimpulannya dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh model supervise 4S terhadap pendokumentasian asuhan keperawatan berbasis EMR di RS An-nisa Tangerang. Kata Kunci: Dokumentasi Keperawatan, Supervisi 4S.
Penerapan Manajemen Risiko Pelayanan Keperawatan di Poliklinik RS An-Nisa Rika Astri Novianti; Muhammad Hadi; Naryati Naryati; Tini Suminarti
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 6, No 1 (2026): Volume 6 Nomor 1 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v6i1.20010

Abstract

ABSTRACT Hospital services are services that specifically serve the needs of the community, especially in the nursing section. Nursing services are services based on the science and procedures of nursing, which consist of bio-psycho-sicio-spiritual.Risk management is a systematic process of identifying, analyzing, evaluating, controlling and supervising and communicating risks related to all activities. This study aims to analyze. Implementation of nursing service risk management at An-nisa Polyclinic Tangerang. The method used is descriptive analytic with a cross-sectional approach. The number of samples in this study was 48 people. From the multiple logistic regression test, it was found that the factors most related to the implementation of risk management were supporting factors with a p-value of 0.050 with an OR value of 7.542 and driving factors (attitude) with a p-value of 0.028 with an OR value of 5.103. The conclusion of this study is that there is a relationship between supporting variables and the implementation of risk management at the An-Nisa Hospital Polyclinic, Tangerang. Keywords: Health Belief Model, Risk Management, Nursing Services. ABSTRAK Pelayanan Rumah Sakit merupakan pelayanan yang khusus melayani kebutuhan masyarakat, terutama di bagian keperawatan. Pelayanan keperawatan merupakan pelayanan berdasarkan pada keilmuan dan tata cara keperawatan, yang terdiri dari bio-psiko-sisio-spritual. Manajemen risiko adalah  proses sistematis identifikasi, analisa, evaluasi, pengendalian dan pengawasan serta komunikasi risiko yang ada hubungannya dengan segala kegiatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Penerapan manajemen risiko pelayanan keperawatan di Poliklinik An-nisa Tangerang.  Metode yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel penelitian ini adalah 48 orang. Dari uji regresi logistik ganda didapatkan faktor yang paling berhubungan dengan penerapan manajemen risiko adalah faktor pendukung  dengan p-value 0,050 dengan nilai OR 7,542 dan faktor pendorong (sikap) dengan p-value 0,028 dengan nilai OR 5,103. Kesimpilannya dari penelitian ini adalah terdapat hubungan  antara variabel pendukung dengan penerapan manajemen risiko di Poliklinik RS An-nisa Tangerang. Kata Kunci: Health Belief Model, Manajemen Risiko, Pelayanan Keperawatan.