Eva Dianawati Wasliman
Program Studi Administrasi Pendidikan, Sekolah Pascasarjana, Universitas Islam Nusantara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MANAJEMEN KOMUNITAS BELAJAR GURU DALAM MENINGKATKAN KINERJADAN PROFESIONALISME PENDIDIK DI SD Rati Supriatin; Eva Dianawati Wasliman
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v6i1.9403

Abstract

Changes in the education system through the implementation of the Independent Curriculum (Curriculum Merdeka) position teacher learning communities as one of the main strategies for continuous professional development in educational units. However, the implementation of learning communities at the elementary school level is still often sporadic, unstructured, and not fully managed as a systematic managerial process. This study aims to describe the management of Kombel at SDN Sukalaksana 02 and examine its contribution to improving teacher performance and professionalism. The research focuses on G.R. Terry's management functions: planning, organizing, implementing, monitoring, and evaluating, as well as the impact on teacher performance and professionalism. This study uses a qualitative approach with a case study method. Data were collected through interviews, observations, and documentation, then analyzed using the Miles, Huberman, and Saldaña model with triangulation to ensure data validity. The results of the study indicate that: Kombel planning is prepared in a participatory manner and is based on learning reflection data and Education Reports, Kombel organization has a clear structure, Kombel implementation takes place routinely through reflective discussions and lesson studies, supervision and evaluation are carried out through monitoring and follow-up reflection and Kombel has a positive impact on improving teacher performance and professionalism, which is seen in discipline, the ability to design innovative learning, reflective practice, and commitment to self-development. These findings confirm that well-planned and well-managed learning community management contributes significantly to strengthening the performance and professionalism of educators in elementary schools. ABSTRAK Perubahan sistem pendidikan melalui implementasi Kurikulum Merdeka menempatkan komunitas belajar guru sebagai salah satu strategi utama pengembangan keprofesian berkelanjutan di satuan pendidikan. Namun pelaksanaan komunitas belajar di tingkat sekolah dasar masih kerap berjalan sporadis, kurang terstruktur, dan belum sepenuhnya terkelola sebagai proses manajerial yang sistematis. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan manajemen Kombel di SDN Sukalaksana 02 serta menelaah kontribusinya terhadap peningkatan kinerja dan profesionalisme pendidik.  Fokus penelitian mencakup fungsi manajemen G.R. Terry yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi, serta dampak terhadap kinerja dan profesionalisme guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña dengan triangulasi untuk menjamin validitas data Hasil penelitian menunjukkan bahwa: perencanaan Kombel disusun secara partisipatif dan berbasis data refleksi pembelajaran serta Rapor Pendidikan, pengorganisasian Kombel memiliki yang jelas, pelaksanaan Kombel berlangsung rutin melalui diskusi reflektif dan lesson study, pengawasan dan evaluasi dilakukan melalui monitoring dan refleksi tindak lanjut dan Kombel berdampak positif pada peningkatan kinerja dan profesionalisme guru, yang tampak pada kedisiplinan, kemampuan merancang pembelajaran inovatif, praktik reflektif, dan komitmen terhadap pengembangan diri. Temuan ini menegaskan bahwa manajemen komunitas belajar yang terencana dan terkelola dengan baik berkontribusi signifikan terhadap penguatan kinerja dan profesionalisme pendidik di sekolah dasar.
MANAJEMEN STRATEGIS KEPALA SEKOLAH DALAM PERENCANAAN BERBASIS DATA DI SD Seni Fitriani; Eva Dianawati Wasliman
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v6i1.9404

Abstract

ABSTRAKThe transformation of education policy through the Merdeka Belajar Program, the National Assessment, and the use of the Education Report positions Data-Based Planning (PBD) as a key instrument for improving school quality. At the same time, the principal is positioned as a strategic actor who drives the functions of planning, organizing, actuating, and controlling in school management, as widely discussed in educational management literature. However, in practice particularly in public elementary schools PBD is still often perceived as an administrative obligation focused on document compliance, and therefore has not been fully integrated into the principal’s strategic management, as also reported in various studies. This study analyzes the principal’s strategic management of PBD to enhance school performance and effectiveness at SDN Loa 1, Paseh District. Using a qualitative approach with an intrinsic case study design, the participants included the principal, teachers involved in the planning team, and a purposively selected representative of the school committee. Data were collected through in-depth interviews, participant observation, and document analysis (Education Report, RKJM, RKT, and RKAS), and were analyzed using Miles and Huberman’s interactive model. The findings indicate that the principal has initiated PBD implementation through school quality profile analysis and the formulation of priority programs, yet data use remains concentrated on learning outcome indicators. POAC functions are evident, but are not fully supported by teachers’ data literacy and an adequate data documentation system as also indicated by previous studies. Transformasi kebijakan pendidikan melalui Program Merdeka Belajar, Asesmen Nasional, dan pemanfaatan Rapor Pendidikan menempatkan Perencanaan Berbasis Data (PBD) sebagai instrumen utama peningkatan mutu satuan pendidikan. Kepala sekolah diposisikan sebagai aktor strategis yang menggerakkan fungsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian dalam pengelolaan sekolah, sebagaimana banyak dibahas dalam kajian manajemen pendidikan. Namun, di sekolah dasar negeri PBD masih kerap dipahami sebagai kewajiban administratif yang berorientasi pada pemenuhan dokumen, sehingga belum sepenuhnya terintegrasi dalam manajemen strategis, sebagaimana juga ditemukan dalam berbagai kajian. Penelitian ini menganalisis manajemen strategis kepala sekolah dalam pengelolaan PBD melalui kerangka POAC untuk meningkatkan kinerja dan efektivitas sekolah di SDN Loa 1 Kecamatan Paseh. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus intrinsik. Subjek meliputi kepala sekolah, guru tim perencanaan, dan perwakilan komite sekolah yang dipilih secara purposif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi (Rapor Pendidikan, RKJM, RKT, RKAS), lalu dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil menunjukkan implementasi PBD telah berjalan melalui analisis profil mutu dan penetapan program prioritas, tetapi pemanfaatan data masih dominan pada indikator hasil belajar. Fungsi POAC tampak, namun belum ditopang literasi data guru dan sistem dokumentasi yang memadai sebagaimana ditunjukkan dalam penelitian sebelumnya.