⁠Cokorda Bagus Krisna Dharmayuda
Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Udayana

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Board Diversity pada Kinerja Lingkungan (Studi Perusahaan Energi di Bursa Efek Indonesia Tahun 2022-2024) ⁠Cokorda Bagus Krisna Dharmayuda; I Gusti Ayu Nyoman Budiasih
Jurnal Akuntansi Keuangan Dan Perpajakan | E-ISSN : 3063-8208 Vol. 3 No. 1 (2026): Juli - September
Publisher : GLOBAL SCIENTS PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja lingkungan perusahaan merupakan salah satu indikator dalam menilai sejauh mana perusahaan mampu mengelola dampak operasionalnya terhadap lingkungan secara bertanggung jawab. Fenomena kerusakan lingkungan pada sektor energi di Indonesia semakin nyata dalam beberapa tahun terakhir dan memperkuat urgensi terkait kinerja lingkungan. Adanya kasus lingkungan yang terjadi pada sektor energi dan beragamnya hasil penelitian mengenai peran board diversity pada kinerja lingkungan memotivasi untuk dilakukannya penelitian kembali mengenai isu ini terutama dengan menggunakan indikator kinerja lingkungan yang lebih spesifik seperti PROPER. Penelitian ini dilakukan pada 23 perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2022-2024. Penentuan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Diversitas dewan dalam penelitian ini dinilai dari tiga aspek yaitu diversitas gender, diversitas kebangsaan, dan proporsi komisaris independen. Kinerja lingkungan sebagai variabel dependen dinilai dengan peringkat PROPER yang dimiliki perusahaan. Pengujian hipotesis dilakukan dengan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menujukkan bahwa diversitas gender dan diversitas kebangsaan tidak berpengaruh pada kinerja lingkungan. Keberadaan perempuan dalam dewan direksi dan komisaris sering kali hanya dilihat sebagai simbolis untuk menunjukkan kepedulian mereka terhadap kesetaraan gender tetapi mengesampingkan peran penting mereka dalam pengambilan keputusan. Keberagaman anggota dewan dari luar negeri sering kali dibentuk untuk memenuhi standar tata kelola global, investor asing, atau ekspansi pasar. Akibatnya, perhatian utama mereka adalah profitabilitas dan kepatuhan finansial, bukan pada program-program teknis operasional yang berkaitan dengan lingkungan. Proporsi komisaris independen berpengaruh pada kinerja lingkungan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kehadiran komisaris independen dianggap sebagai suatu prosedur yang akan meningkatkan perlindungan bagi lingkungan melalui peningkatan kinerja lingkungan.