Devi Ratnawati
Universitas Bengkulu, Bengkulu

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI TEKNOLOGI TEPAT GUNA: PRODUKSI BRIKET TONGKOL JAGUNG DI DESA LUBUK DURIAN BENGKULU UTARA: Implementation of Appropriate Technology: Corncob Briquette Production in Lubuk Durian Village North Bengkulu Devi Ratnawati
JAMAS : Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jms.v4i1.251

Abstract

Limbah pertanian berupa tongkol jagung di Desa Lubuk Durian, Bengkulu Utara, selama ini belum dimanfaatkan secara optimal dan cenderung menjadi masalah lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkenalkan dan mengimplementasikan teknologi tepat guna dalam produksi briket tongkol jagung sebagai energi alternatif yang ramah lingkungan, ekonomis, dan berkelanjutan. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan berupa identifikasi kebutuhan masyarakat, penyusunan modul pelatihan, dan penyediaan alat sederhana; tahap pelaksanaan berupa sosialisasi, pelatihan teknis, serta pendampingan produksi briket; dan tahap evaluasi yang menilai keberhasilan dari aspek partisipasi, ekonomi, dan keberlanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat mampu memproduksi briket dengan kualitas baik, memiliki nilai kalor cukup tinggi, serta dapat digunakan sebagai pengganti sebagian kayu bakar dan LPG. Partisipasi masyarakat sangat aktif, terutama kelompok tani dan ibu rumah tangga, sehingga keterampilan dan kesadaran terhadap pemanfaatan limbah meningkat. Dari sisi ekonomi, briket memberikan potensi penghematan biaya energi rumah tangga sekaligus peluang usaha baru berbasis desa. Evaluasi keberlanjutan menghasilkan kesepakatan pembentukan kelompok usaha bersama untuk mengelola produksi secara mandiri. Kegiatan pengabdian ini berhasil mentransfer teknologi tepat guna, memberdayakan masyarakat dalam mengelola limbah pertanian, serta mendukung agenda energi bersih nasional melalui pemanfaatan biomassa lokal.