Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

TEORI FONDASI KOMUNIKASI PROFESI Hazan Hazan; Citra Nur Fadila; Rismadani Rismadani
Journal Papyrus : Sosial, Humaniora, Perpustakaan dan Informasi Vol. 5 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Jurusan Perpustakaan dan Sains Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/jp.v5i2.173

Abstract

Komunikasi profesional merupakan elemen penting dalam membangun interaksi yang efektif, terstruktur, dan bermakna dalam konteks formal dan akademik. Kemampuan berkomunikasi yang baik tidak hanya ditentukan oleh keterampilan praktis, tetapi juga oleh pemahaman terhadap teori-teori dasar yang menjadi fondasinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif teori fondasi komunikasi profesional yang mencakup model komunikasi, komunikasi interpersonal, etika komunikasi, kompetensi komunikasi, serta bahasa dan makna. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber ilmiah seperti buku, jurnal, dan artikel yang relevan dengan topik penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa komunikasi profesional merupakan suatu proses yang kompleks dan dinamis. Model komunikasi memberikan kerangka dasar dalam memahami alur penyampaian pesan dari komunikator kepada komunikan, termasuk peran media dan umpan balik. Komunikasi interpersonal menekankan pentingnya hubungan antarindividu, yang didukung oleh sikap empati, keterbukaan, serta kemampuan mendengarkan secara aktif. Sementara itu, etika komunikasi berperan sebagai pedoman dalam menjaga norma, nilai, dan tanggung jawab selama proses komunikasi berlangsung. Kompetensi komunikasi menjadi faktor kunci yang mencakup pengetahuan, keterampilan, dan sikap dalam berkomunikasi secara efektif. Selain itu, teori bahasa dan makna menegaskan bahwa keberhasilan komunikasi sangat dipengaruhi oleh pemilihan kata, konteks, serta cara penyampaian pesan. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa teori fondasi komunikasi profesional memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas interaksi akademik. Pemahaman yang baik terhadap teori-teori tersebut dapat membantu individu dalam menyampaikan pesan secara jelas, menghindari kesalahpahaman, serta menciptakan komunikasi yang efektif, etis, dan bermakna. Dengan demikian, penguasaan teori komunikasi menjadi kebutuhan yang tidak dapat diabaikan dalam berbagai aktivitas akademik