Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH LEMAHNYA AKUNTABILITAS DAN PENGAWASAN TERHADAP PENYALAHGUNAAN DANA DESA PADA PEMERINTAH DESA DI KABUPATEN BOALEMO BOALEMO Fibriyanti S. Lakoro; Wulan Sitria Paneo; Gebi Umbola
Jurnal Bisnis, Ekonomi, dan Sains Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Bisnis, Ekonomi, dan Sains
Publisher : Universitas Widyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33197/bes.vol6.iss1.2026.3534

Abstract

Tujuan dalam penelitian adalah untuk menganalisis pengaruh lemahnya akuntabilitas dan pengawasan terhadap penyalahgunaan dana desa di Kabupaten Boalemo. Penelitian ini, dilakukan sehingga masih sangat tingginya kasus penyalahgunaan dana desa yang disebabkan rendahnya transparansi dan lemahnya sistem pengawasan dalam pengelolaan keuangan desa. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode kuantitatif melalui metode survei dalam melaksanakan dengan penyebaran kuesioner bagi aparat desa yang memang terlibat dalam pengelolaan dana desa seperti kepala desa, sekretaris desa, kaur keuangan serta anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Teknik pengumpulan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 120 orang. Metode analisis data menggunakan metode Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS) melalui aplikasi SmartPLS. Hasil penelitian adalah lemahnya akuntabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyalahgunaan dana desa. Rendahnya transparansi, pertanggungjawaban pengelolaan keuangan desa serta lemahnya pengendalian internal menyebabkan meningkatnya peluang terjadinya penyimpangan dana desa. Selain itu, lemahnya pengawasan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyalahgunaan dana desa karena pengawasan internal maupun eksternal yang belum optimal menyebabkan rendahnya kontrol terhadap penggunaan anggaran desa. Hasil pengujian SEM-PLS membuktikan bahwa lemahnya akuntabilitas berpengaruh dan signifikan terhadap penyalahgunaan dana desa, yang ditunjukkan oleh nilai t-statistics sebesar 4,873 dan p-values sebesar 0,000. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin rendah akuntabilitas pemerintah desa, maka semakin tinggi potensi penyalahgunaan dana desa. Selain itu, lemahnya pengawasan berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyalahgunaan dana desa dengan nilai t-statistics sebesar 5,216 dan p-values sebesar 0,000.