Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Yuridis Wanprestasi dalam Perjanjian Deposit Tiket Houbii Urban Adventure Park (Studi Putusan 428/Pdt.G/2025/ PN Jkt.Brt) Imelda Martinelli; Farel Sya’ban Mousavian; Seipul Seipul
SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law Vol. 3 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/sakola.v3i1.8328

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara yuridis mengenai wanprestasi dalam Perjanjian Deposit Pembelian Tiket Houbii Urban Adventure Park antara PT Trinusa Travelindo (Traveloka) selaku Penggugat dan PT Coconut Homes selaku Tergugat, berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Barat Nomor 428/Pdt.G/2025/PN Jkt.Brt. Permasalahan utama dalam perkara ini berfokus pada ketidakmampuan Tergugat untuk mengembalikan sisa deposit awal sejumlah Rp 1.239.771.239 setelah berakhirnya perjanjian. Pengakhiran perikatan tersebut dipicu oleh berhentinya kegiatan usaha Tergugat pada 31 Agustus 2024, yang menurut Pasal 8.2 butir C Perjanjian Deposit memberikan hak bagi pihak lainnya untuk mengakhiri kerjasama. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan studi kasus terhadap putusan pengadilan. Hasil analisis menunjukkan bahwa tindakan Tergugat yang tidak mengembalikan sisa deposit dalam jangka waktu 10 hari kerja setelah tanggal efektif pengakhiran merupakan bentuk wanprestasi sebagaimana diatur dalam Pasal 1238 dan 1239 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Selain itu, secara doktrinal, kelalaian Tergugat diklasifikasikan sebagai tindakan "tidak melakukan apa yang disanggupi akan dilakukannya". Makalah ini menyimpulkan bahwa kejelasan norma mengenai prosedur pengembalian deposit dan batas waktu pelaksanaan kewajiban menjadi variabel krusial dalam menentukan adanya wanprestasi dan pemenuhan hak ganti rugi bagi pihak yang dirugikan.