Peradaban Islam dibangun berlandaskan Al-Qur’an dan As-Sunnah yang berfungsi untuk membentuk manusia-manusia yang hidup dalam peradaban tersebut memiliki pedoman akhlak dan etika yang tinggi karena ayat-ayat Al-Qur’an dan Hadis telah menjadi sumber ajaran bagi umat Islam dalam menjalani kehidupan sehari-hari yang tercermin dalam kepribadian agung Nabi Muhammad saw., Pada era Abu Bakar Ash-Shiddiq dan Umar bin Khaththab, bidang pendidikan telah menunjukkan kemajuannya dan akan berkembang pesat di masa-masa setelah mereka. Hal ini karena wilayah-wilayah jazirah Arab banyak ditaklukkan oleh pasukan Islam. Penelitian ini menggunakan metode library research, yaitu pengumpulan data dan informasi dari berbagai sumber tertulis seperti buku, jurnal ilmiah, artikel, dan dokumen lainnya yang relevan. Hasil dari penelitian ini adalah pusat pendidikan pada era Khalifah Abu Bakar Ash-Shiddiq berada di Madinah dan para guru adalah sahabat Nabi. Masjid dan Shuffah menjadi tempat bagi penduduk Madinah dan sekitarnya untuk mereguk ilmu-ilmu yang diajarkan Nabi dan para sahabatnya. Umat Islam membangun Kuttab sebagai tempat belajar menulis dan membaca untuk memajukan fungsi masjid. Sedangkan Konsep pendidikan pada era Khalifah Umar bin Khaththab dimulai dengan membangun tempat khusus untuk anak-anak belajar di setiap sudut masjid, membangun sekolah-sekolah, memberikan jaminan dan gaji bagi guru-guru, imam, muazzin dari pendanaan Baitul Mal, serta mengangkat guru-guru untuk tiap-tiap wilayah yang telah di futuhat. Mereka bertugas sebagai pengajar Al-Qur’an, hadis, fikih dan ajaran Islam lainnya