Roismansyah Roismansyah
Program Studi DIII Keperawatan, Akademi Keperawatan Kesdam I, Bukit Barisan Pematangsiantar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Optimalisasi Pencegahan Tuberkulosis (TBC) melalui Edukasi dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis pada Masyarakat di Salah Satu Wilayah Kota Pematangsiantar Roismansyah Roismansyah; Astika Handayani
Eastasouth Journal of Impactive Community Services Vol 4 No 03 (2026): Eastasouth Journal of Impactive Community Services (EJIMCS)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/ejimcs.v4i03.649

Abstract

Tuberkulosis (TBC) masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang memerlukan upaya promotif dan preventif secara berkelanjutan. Edukasi kesehatan berperan penting dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan TBC, sementara pemeriksaan kesehatan gratis mendukung deteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan Tuberkulosis sekaligus melaksanakan pemeriksaan kesehatan sebagai upaya deteksi dini. Kegiatan dilaksanakan pada 30 April 2026 di salah satu wilayah Kota Pematangsiantar dengan melibatkan 68 peserta. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan, sesi diskusi dan tanya jawab, serta pemeriksaan tekanan darah, gula darah sewaktu, kadar kolesterol, kadar asam urat, dan pengukuran lingkar perut. Hasil kegiatan menunjukkan partisipasi peserta yang tinggi selama proses edukasi dan meningkatnya pemahaman mengenai pencegahan Tuberkulosis, perilaku hidup bersih dan sehat, serta pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin. Pemeriksaan kesehatan juga menemukan beberapa peserta dengan hasil di luar batas normal sehingga diberikan konseling serta rekomendasi tindak lanjut ke fasilitas pelayanan kesehatan. Integrasi edukasi Tuberkulosis dan skrining kesehatan terbukti menjadi pendekatan yang efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan penyakit menular sekaligus deteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular.