Syaibatul Ayuni
Universitas Nahlatul Ulama Sidoarjo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP KEWARGANEGARAAN DIGITAL SISWA SDN Syaibatul Ayuni; Nurul Aini; Akhwani
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i3.14021

Abstract

Advances in digital technology require elementary school students to possess digital citizenship skills so they can use technology safely, responsibly, and ethically. However, various issues related to children’s digital behavior still exist, highlighting the importance of the family’s role, particularly parental parenting styles. This study aims to determine the influence of parental parenting styles on the digital citizenship of students at SDN Karangtanjung. The study employed a quantitative approach with a causal-associative design. The study population consisted of 92 students in grades IV, V, and VI at SDN Karangtanjung, with a sample of 75 students determined using the Slovin formula. Data collection was conducted via a questionnaire using a Likert scale. Data were analyzed using normality tests, linearity tests, and a non-linear quadratic regression model with the assistance of IBM SPSS Statistics 20. The results indicate that the authoritative parenting style is the most dominant style practiced by students’ parents. Students’ digital citizenship levels generally fall into the “good” category. The quadratic non-linear regression analysis showed a significance value of 0.014 (p < 0.05), indicating a significant influence of parental parenting styles on students’ digital citizenship. The coefficient of determination (R²) value of 0.112 indicates that parenting styles contribute 11.2% to students’ digital citizenship, while 88.8% is influenced by other factors outside the scope of this study. Thus, parenting styles play a role in shaping students’ more responsible digital behavior, although the development of digital citizenship is also influenced by other environmental factors. ABSTRAK Kemajuan teknologi digital menuntut siswa sekolah dasar untuk memiliki keterampilan kewarganegaraan digital agar mereka dapat menggunakan teknologi secara aman, bertanggung jawab, dan etis. Namun, berbagai masalah terkait perilaku digital anak-anak masih ada, yang menyoroti pentingnya peran keluarga, khususnya gaya pengasuhan orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gaya pengasuhan orang tua terhadap kewarganegaraan digital siswa di SDN Karangtanjung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal-asosiatif. Populasi penelitian terdiri dari 92 siswa kelas IV, V, dan VI di SDN Karangtanjung, dengan sampel sebanyak 75 siswa yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan skala Likert. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji linearitas, dan model regresi kuadratik non-linear dengan bantuan IBM SPSS Statistics 20. Hasil menunjukkan bahwa gaya pengasuhan otoritatif merupakan gaya yang paling dominan yang diterapkan oleh orang tua siswa. Tingkat kewarganegaraan digital siswa secara umum masuk dalam kategori “baik”. Analisis regresi kuadratik non-linier menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,014 (p< 0,05), yang menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan dari gaya pengasuhan orang tua terhadap kewarganegaraan digital siswa. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,112 menunjukkan bahwa gaya pengasuhan berkontribusi sebesar 11,2% terhadap kewarganegaraan digital siswa, sedangkan 88,8% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar lingkup penelitian ini. Dengan demikian, gaya pengasuhan berperan dalam membentuk perilaku digital siswa yang lebih bertanggung jawab, meskipun perkembangan kewarganegaraan digital juga dipengaruhi oleh faktor-faktor lingkungan lainnya.