ABSTRACT Business Services and Logistics learning requires interactive learning media that can enhance student engagement and support twenty-first-century learning. This study aimed to develop Lumio by Smart interactive learning media based on Problem Based Learning (PBL), determine its feasibility, and describe students' responses to the developed media. The study employed a Research and Development (R&D) approach using the ADDIE model, which was implemented up to the implementation stage. The research was conducted at SMK Negeri 4 Surabaya involving 20 eleventh-grade Office Management students in a limited trial. Data were collected through material expert validation sheets, media expert validation sheets, and student response questionnaires and were analyzed using descriptive quantitative techniques. The results indicated that the learning media was developed in accordance with the Learning Outcomes (CP) and Learning Objective Flow (ATP) for the Procurement Management topic. The average score of material expert validation was 94.38%, media expert validation was 92.50%, and student responses reached 96.23%, all of which were categorized as highly feasible. Therefore, the Lumio by Smart interactive learning media based on Problem Based Learning is highly feasible as an alternative instructional medium to support Business Services and Logistics learning. Future studies are recommended to continue the development through the evaluation stage to examine the effectiveness of the media in improving students' learning outcomes. ABSTRAK Pembelajaran pada mata pelajaran Layanan Bisnis dan Logistik memerlukan media pembelajaran interaktif yang mampu meningkatkan keterlibatan peserta didik serta mendukung pembelajaran abad ke-21. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran interaktif Lumio by Smart berbasis Problem Based Learning (PBL), mengukur tingkat kelayakan media, serta mendeskripsikan respons peserta didik terhadap media yang dikembangkan. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang dilaksanakan hingga tahap implementasi. Penelitian dilakukan di SMK Negeri 4 Surabaya dengan melibatkan 20 peserta didik kelas XI Manajemen Perkantoran pada uji coba terbatas. Data dikumpulkan melalui lembar validasi ahli materi, lembar validasi ahli media, dan angket respons peserta didik, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media dikembangkan sesuai dengan Capaian Pembelajaran (CP) dan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) pada materi Pengelolaan Pengadaan. Persentase rata-rata validasi ahli materi sebesar 94,38%, validasi ahli media sebesar 92,50%, dan respons peserta didik sebesar 96,23%, yang seluruhnya berada pada kategori sangat layak. Dengan demikian, media pembelajaran interaktif Lumio by Smart berbasis Problem Based Learning layak digunakan sebagai alternatif media pembelajaran untuk mendukung proses pembelajaran Layanan Bisnis dan Logistik. Penelitian selanjutnya disarankan melanjutkan pengembangan hingga tahap evaluasi untuk menguji efektivitas media terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik.