Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STRATEGI PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK MELALUI OPTIMALISASI KENYAMANAN LINGKUNGAN PADA DINAS KESBANGPOL KOTA BANDA ACEH Riswan Z; Akhyar; Jasmadi j
Jurnal Ikhtibar Nusantara Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Ikhtibar Nusantara
Publisher : STAI Nusantara Kota Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62901/j-ikhsan.v5i1.659

Abstract

Kualitas pelayanan publik merupakan salah satu indikator utama keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan yang berorientasi pada kepuasan masyarakat. Salah satu faktor yang memengaruhi kualitas pelayanan adalah kenyamanan lingkungan pelayanan, meliputi aspek kebersihan, kerapian, keamanan, tata ruang, fasilitas pendukung, serta suasana pelayanan yang kondusif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi peningkatan kualitas pelayanan publik melalui optimalisasi kenyamanan lingkungan pada Dinas Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Banda Aceh, mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat implementasinya, serta merumuskan strategi yang efektif dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam dengan pimpinan, pegawai, dan masyarakat pengguna layanan, serta studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan mengacu pada model analisis interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi kenyamanan lingkungan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pelayanan melalui penyediaan ruang pelayanan yang bersih, tertata, nyaman, aksesibilitas yang lebih baik, serta ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai. Peningkatan kualitas pelayanan juga didukung oleh komitmen pimpinan, kompetensi aparatur, dan penerapan standar pelayanan yang jelas. Sejumlah kendala masih ditemukan, antara lain keterbatasan anggaran, pemeliharaan fasilitas yang belum optimal, serta belum meratanya pemanfaatan teknologi pendukung pelayanan. Strategi yang direkomendasikan meliputi penguatan manajemen fasilitas pelayanan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi, pengalokasian anggaran yang berorientasi pada kualitas layanan, serta pelaksanaan evaluasi kepuasan masyarakat secara berkelanjutan. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan strategi peningkatan kualitas pelayanan publik melalui penciptaan lingkungan pelayanan yang nyaman, efektif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.