p-Index From 2021 - 2026
0.562
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Qalam Lil Athfal
Ismi Yulizar
Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary (STITA) Labuhanbatu Sumatera Utara

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Alat Permainan Edukatif Papan Pintar Dan Puzzle Huruf Hijaiyyah Terhadap Kemampuan Membaca Huruf Hijaiyyah Pada Anak Usia Dini DI RA Banil Authon Rahmah Habibah Sagala; Jupriaman; Ismi Yulizar; Soybatul Aslamiah Ritonga
Qalam lil Athfal Vol. 4 No. 1 (2026): Vol IV Edisi I Tahun 2026
Publisher : Sekolah TInggi Ilmu Tarbiah Al Bukhari Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58822/qla.v4i1.564

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh alat permainan edukatif papan pintar dan puzzle huruf hijaiyah terhadap kemampuan membaca huruf hijaiyah pada anak usia dini di RA Banil Authon, jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan sample penelitian total sampling, sebagai kelas eksperimen kegiatan proses pembelajaran Menggunakan alat permainan edukatif papan pintar dan puzzle huruf hijaiyyah. Instrumen penelitian menggunakan observasi dan dokumentasi dan dilaksanakan oleh anak usia dini di RA Banil Authon sebanyak 75 anak. Untuk memperoleh validitas lembar observasi menggunakan tenaga ahli yang menjadi alat ukur penelitian. Teknik analisis data menggunakan uji t berpasangan dengan taraf signifikan a=0,5 hasil uji hipotesis data post test Menggunakan alat permainan edukatif papan pintar hijaiyyah diperoleh thitung > ttabel (3,346 ≥ 1,727) dan menggunakan alat permainan edukatif puzzle huruf hijaiyyah diperoleh thitung > ttabel (3,048 ≥ 2,364). Sehingga H1 diterimah H0 ditolak. Maka terdapat pengaruh alat permainan edukatif papan pintar dan puzzle huruf hijaiyyah pada kelompok B anak usia dini di RA Banil Authon Rantauprapat.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Anak Dalam Mengenal Angka Melalui Pohon Angka Dan Puzzel Angka Di RA Generasi Qur’ani Atika Rizki Amelia; Suryatik; Soybatul Aslamiah Ritonga; Ismi Yulizar
Qalam lil Athfal Vol. 4 No. 1 (2026): Vol IV Edisi I Tahun 2026
Publisher : Sekolah TInggi Ilmu Tarbiah Al Bukhari Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58822/qla.v4i1.575

Abstract

Mengenal angka merupakan kemampuan dasar anak yang berkaitan dengan kemampuan matematika, seperti menghitung benda dan mengenal konsep bilangan dan simbol bilangan, hingga anak mencapai tingkat pemahaman tentang penjumlahan dan pengurangan dimulai dari hal sederhana melalui lingkungan terdekatnya hingga sampai ke tahapan yang lebih kompleks seiring dengan tahap perkembangan anak. Kemampuan berhitung permulaan pada anak usia dini dapat dikembangkan dengan berbagai cara salah satunya melalui kotak angka dan Puzzle angka. Namun kenyataanya di RA Generasi Qur’ani bahwa anak kelompok A belum mampu mengenal lambang bilangan. Melalui penelitian ini peneliti bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berhitung permulaan melalui media kotak angka dan Puzzle angka di RA Generasi Qur’ani. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif yang terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Penelitian ini dilakukan selama satu bulan, dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskripsif, kuantitatif dan kualitatif dengan presentase. Berdasarkan perkembangan kognitif anak kelompok A pada hasil penelitian bahwasannya dari hasil pra siklus untuk pencapaian indikator keberhasilan hasil dari pra siklus untuk pencapaian indikator keberhasilan hanya 30% kemudian setelah dilakukkannya siklus I tingkat pencapain meningkat menjadi 54%, jadi kenaikan dari pra siklus ke siklus I yaitu 24%, selanjutnya disiklus II tingkat pencapain meningkat menjadi 75%, maka kenaikan dari siklus I ke siklus II yaitu 21%. Oleh karena itu,diharapkan penellitian ini dapat memberikan manfaat bagi semua pihak.
Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Melalui Kegiatan Meronce Dan Kegiatan Kolase Pada Anak Di TK Alhambra Langga Payung Sungai Kanan Azizah Menri Munthe; Sahbuki Ritonga; Siti Aminah Hasibuan; Ismi Yulizar
Qalam lil Athfal Vol. 4 No. 1 (2026): Vol IV Edisi I Tahun 2026
Publisher : Sekolah TInggi Ilmu Tarbiah Al Bukhari Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58822/qla.v4i1.576

Abstract

Kegiatan kolase dan meronce bahan dasar dari alam sebagai media dalam peningkatan kemampuan motorik halus anak sangat jarang di terapkan di TK Al Hambra Langgapayung. Kegiatan yang biasa dilakukan dalam menstimulus motork halus anak adalah dengan menggambar dan mewarnai sehingga kemampuan motorik halus anak masih kurang dalam kegiatan menempel seperti pembuatan kolase. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah "bagaimana media kolase bahan alam dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini di TK Al Hambra Langgapayung?" adapun tujuannya dengan dilakukan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini melalui kegiatan kolase bahan alam biji-bijian. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus dengan masing-masing siklus terdiri dari 3 kali pertemuan. Adapaun setiap siklus dilaksanakan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Dalam penilaian setiap siklusnya melalui lembar observasi untuk mengetahui peningkatan anak di Al Hambra Langgapayung yang berjumlah 25 anak.     Hasil dari dilaksanakan penelitian ini yaitu terjadi peningkatan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan kolase dan meronce bahan alam biji-bijian. Hal tersebut didukung oleh hasil penilaian yang dilaksanakan dari siklus I sampai siklus II. Kemampuan motorik halus anak pada siklus II telah mencapai indikator penilaian yang di harapkan yakni Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan Berkembang Sangat Baik (BSB). kegiatan penilaian tersebut dilihat dari kemampuan anak yang meningkat saat membuat kolase bahan alam biji-bijian anak mampu menempel sesuai dengan objek yang diberikan dan rapih serta kolaborasi warna yang sesuai secara mandiri.