Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kesulitan Guru Matematika dalam Melaksanakan Penilaian Sikap Peserta Didik pada Kurikulum Merdeka di SMA Yuyun Yuliati; Hendro Prasetyono
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.10892

Abstract

Penilaian sikap merupakan salah satu komponen penting dalam implementasi Kurikulum Merdeka yang bertujuan membentuk karakter peserta didik secara holistik, tidak hanya berfokus pada aspek pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga pada perkembangan nilai, sikap, dan perilaku peserta didik. Meskipun demikian, dalam praktik pembelajaran di sekolah, guru mata pelajaran Matematika masih menghadapi berbagai kendala dalam melaksanakan penilaian sikap secara efektif dan objektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan yang dialami guru matematika dalam melaksanakan penilaian sikap peserta didik di tingkat SMA. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian tiga orang guru matematika SMA yang telah menerapkan Kurikulum Merdeka. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur yang difasilitasi secara daring. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan yang dialami guru meliputi tiga aspek utama, yaitu: (1) perencanaan penilaian yang mencakup penyusunan instrumen yang dianggap cukup teknis dan membutuhkan waktu yang relatif banyak; (2) pelaksanaan pengamatan sikap yang kurang optimal karena jumlah peserta didik yang baolnyak serta fokus guru yang lebih terarah pada penyampaian materi pembelajaran; dan (3) pelaporan hasil penilaian yang masih berpotensi menimbulkan subjektivitas. Temuan penelitian ini menunjukkan perlunya pelatihan teknis yang berkelanjutan serta penyediaan instrumen penilaian yang lebih praktis dan terstandar guna mendukung pelaksanaan penilaian sikap yang efektif, objektif, dan sesuai dengan tujuan Kurikulum Merdeka