Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Diantara Logika Pasar Dan Kepercayaan Tradisional: Studi Kualitatif Tentang Praktik Primbon Jawa Dalam Aktivitas UMKM Angelina Meisy Putri Ariyanti; Nieza Puteri Utami; Tri Ardila Widyanti
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.12045

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih bertahannya praktik penggunaan primbon Jawa dalam aktivitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di tengah perkembangan logika pasar modern yang menekankan rasionalitas dan efisiensi. Fenomena tersebut menunjukkan bahwa keputusan ekonomi pelaku usaha tidak hanya dipengaruhi oleh pertimbangan bisnis, tetapi juga oleh nilai budaya dan kepercayaan tradisional yang diwariskan secara turun-temurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk praktik penggunaan primbon Jawa dalam aktivitas UMKM, mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan pelaku usaha masih mempertahankan kepercayaan tersebut, serta memahami bagaimana pelaku UMKM memaknai hubungan antara logika pasar modern dan kepercayaan tradisional dalam menjalankan usahanya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi nonpartisipan, dan dokumentasi terhadap tiga pelaku UMKM di Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui tahapan fenomenologi Moustakas yang meliputi horizontalization, reduksi data, pengelompokan tema, serta penyusunan deskripsi tekstural dan struktural, dengan uji keabsahan menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik primbon Jawa masih digunakan dalam berbagai bentuk, mulai dari penentuan hari baik hingga pelaksanaan praktik tertentu yang diyakini mendukung kelancaran usaha. Kepercayaan tersebut dipengaruhi oleh tradisi keluarga, pengalaman pribadi, lingkungan sosial, dan keyakinan bahwa primbon merupakan bentuk ikhtiar, bukan penentu rezeki. Penelitian ini menyimpulkan bahwa logika pasar modern dan kepercayaan tradisional tidak bersifat saling bertentangan, melainkan dapat berjalan berdampingan dalam membentuk perilaku ekonomi pelaku UMKM.