Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan dan gaya hidup terhadap pengelolaan keuangan Generasi Z dengan penggunaan fintech payment sebagai variabel intervening pada mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhadi Setiabudi Brebes. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih rendahnya kemampuan sebagian mahasiswa dalam mengelola keuangan di tengah perkembangan teknologi keuangan dan perubahan gaya hidup yang semakin modern. Penggunaan fintech payment yang semakin meningkat diperkirakan turut memengaruhi perilaku pengelolaan keuangan mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhadi Setiabudi Brebes sebanyak 403 mahasiswa, dengan sampel sebanyak 113 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert. Analisis data dilakukan menggunakan bantuan program SPSS yang meliputi uji kualitas data, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), koefisien determinasi (R²), dan uji mediasi (Sobel Test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan Generasi Z. Gaya hidup berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan. Literasi keuangan dan gaya hidup juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap penggunaan fintech payment. Selanjutnya, penggunaan fintech payment berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan Generasi Z. Hasil uji mediasi (Sobel Test) membuktikan bahwa penggunaan fintech payment mampu memediasi pengaruh literasi keuangan terhadap pengelolaan keuangan serta memediasi pengaruh gaya hidup terhadap pengelolaan keuangan. Dengan demikian, seluruh hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini diterima.