Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran FOMO dalam Memediasi Availability Bias dan Risk Tolerance pada Keputusan Investasi Gen Z Wangi Safrin Maulani; Fatimah Fatimah
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.12129

Abstract

Jumlah investor muda di Indonesia tumbuh sangat pesat, dengan Generasi Z mendominasi populasi investor pasar modal. Data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat 20 juta Single Investor Identification hingga Desember 2025, dengan 54,24% di antaranya berusia di bawah 30 tahun. Pertumbuhan ini belum diimbangi literasi keuangan yang memadai, sehingga keputusan investasi investor muda lebih rentan dipengaruhi faktor psikologis seperti availability bias, risk tolerance, dan Fear of Missing Out (FoMO), terutama pada aktivitas investasi saham yang dilakukan melalui platform digital dan media sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh availability bias dan risk tolerance terhadap keputusan investasi saham Generasi Z di Jabodetabek dengan FoMO sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer dari 150 responden valid yang dipilih melalui purposive sampling, dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS) melalui SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan seluruh tujuh hipotesis diterima: availability bias dan risk tolerance masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap FoMO maupun keputusan investasi saham, FoMO berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan investasi saham, serta FoMO terbukti memediasi kedua hubungan tersebut sebagai complementary partial mediation. Temuan ini menempatkan FoMO sebagai mekanisme psikologis penting yang menyalurkan pengaruh bias kognitif dan disposisi risiko ke dalam perilaku investasi generasi muda yang lahir dan tumbuh di era digital.