Raynold Santoso Handoyo
Universitas Harapan Bangsa

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Profitabilitas, Leverage, Ukuran Perusahaan, dan Pengungkapan ESG terhadap Nilai Perusahaan pada Indeks SRI-KEHATI 2020-2024 Raynold Santoso Handoyo; Agung Nurmansyah; Cahyo Budi Santoso
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.12205

Abstract

Nilai perusahaan salah satu indikator yang menunjukkan bagaimana investor melihat prospek dan kinerja perusahaan. Selain dipengaruhi oleh faktor keuangan, peningkatan perhatian terhadap praktik keberlanjutan menjadikan pengungkapan ESG sebagai salah satu komponen yang diperhitungkan dalam penilaian perusahaan. Riset ini dilakukan guna melakukan analisis dampak profitabilitas, leverage, ukuran perusahaan, serta pengungkapan ESG pada nilai perusahaan dalam perusahaan yang terindeks SRI-KEHATI periode 2020 hingga 2024. Riset memakai pendekatan kuantitatif dan teknik purposive sampling. Sampel riset mencakup 24 perusahaan selama lima periode pengamatan alhasil didapatkan 120 observasi. Data yang dipakai merupakan data panel yang dilakukan analisis memakai regresi linier berganda dan pendekatan pooled data melalui IBM SPSS Statistics versi 27. Sebelum melakukan pengujian hipotesis, dilaksanakan tes statistik deskriptif, asumsi klasik yang mencakup atas tes normalitas, multikolinearitas, serta heteroskedastisitas. Hasil studi ini memperlihatkan bahwasanya profitabilitas, leverage, serta ukuran perusahaan memengaruhi positif serta signifikan pada nilai perusahaan. Sebaliknya, pengungkapan ESG memengaruhi negatif serta signifikan pada nilai perusahaan. Secara simultan, profitabilitas, leverage, ukuran perusahaan, dan pengungkapan ESG memengaruhi signifikan pada nilai perusahaan dengan nilai Adjusted R Square sejumlah 0,552, yang memperlihatkan bahwa model mampu memberi penjelasan sebanyak 55,2% variasi nilai perusahaan. Riset ini memberi indikasi bahwasanya aspek utama yang mempengaruhi nilai suatu perusahaan tetaplah faktor keuangan, sementara implementasi ESG belum sepenuhnya dipersepsikan investor sebagai komponen yang memiliki kemampuan untuk meningkatkan nilai perusahaan yang terdaftar dalam Indeks SRI-KEHATI.