Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Sistem Penunjang Keputusan Perekrutan Karyawan Baru Berbasis Website Menggunakan Metode Simple Additive Weighting Dengan Pendekatan Prototype Pada PT. Hidayah Insan Mulia A. Sarfi Hamidi; Tio Andrian
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.12355

Abstract

Proses perekrutan karyawan pada PT Hidayah Insan Mulia masih dilakukan secara manual, mulai dari penerimaan berkas hingga penilaian calon karyawan. Kondisi tersebut menimbulkan beberapa kendala berupa proses penilaian yang membutuhkan waktu lebih lama, kesalahan pencatatan, belum adanya pembobotan kriteria yang jelas, serta potensi subjektivitas ketika banyak kandidat harus dibandingkan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem penunjang keputusan perekrutan karyawan baru berbasis website dengan menerapkan metode Simple Additive Weighting (SAW) dan pendekatan pengembangan prototype. Data penelitian diperoleh melalui observasi langsung, wawancara dengan pihak terkait, dan studi pustaka. Metode SAW diterapkan melalui penentuan alternatif, kriteria, jenis atribut, bobot, normalisasi nilai kandidat, dan perhitungan nilai preferensi. Penilaian menggunakan sepuluh kriteria, yaitu pengalaman kerja, pendidikan terakhir, tes kepribadian, wawancara, kemampuan teknis, tes koran, sertifikat pendukung, jarak tempat tinggal, lama menganggur, dan ekspektasi gaji. Sistem dikembangkan untuk mengelola data alternatif, kriteria, penilaian, serta menampilkan hasil peringkat kandidat. Pengujian dilakukan menggunakan black box pada fungsi login, alternatif, penilaian, kriteria, dan rangking. Perhitungan terhadap 50 calon karyawan menghasilkan Bayu Prakoso sebagai peringkat pertama dengan nilai preferensi 0,716, diikuti Wawan Kurniawan sebesar 0,706 dan Sandi Pratama sebesar 0,691. Hasil pengujian fungsional menunjukkan fungsi yang diuji berjalan sesuai hasil yang diharapkan. Sistem yang dikembangkan dapat mendukung HRD dalam melakukan seleksi kandidat secara lebih terstruktur, terukur, transparan, dan efisien.