Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Pemanfaatan Platform Digital dalam Penerapan Ekonomi Digital sebagai Strategi Peningkatan Pendapatan UMKM Pengolahan Tempe di Kelurahan Banjarsari, Kampung Sewor RT.01/RW.04 Adissya Maya Andara; Saripudin Saripudin; Fajar Nasrullah; Widiya Ratu Ayu; Abdurrohman Abdurrohman
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.12554

Abstract

Perkembangan ekonomi digital membuka peluang bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk meningkatkan daya saing dan pendapatan melalui pemanfaatan platform digital. Namun, UMKM pengolahan tempe berskala rumah tangga masih banyak mengandalkan pemasaran konvensional sehingga manfaat transformasi digital belum diperoleh secara optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran pemanfaatan platform digital dalam penerapan ekonomi digital sebagai strategi peningkatan pendapatan UMKM pengolahan tempe di Kampung Sewor RT.01/RW.04, Kelurahan Banjarsari. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Informan dipilih secara purposif, sedangkan data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan analisis tematik melalui tahapan transkripsi, pengodean, pengelompokan tema, interpretasi, dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku UMKM belum memanfaatkan media sosial, marketplace, maupun website sebagai sarana pemasaran dan penjualan. Kondisi tersebut tidak hanya dipengaruhi keterbatasan literasi digital, tetapi terutama oleh karakteristik tempe bercampur santan yang memiliki daya simpan pendek dan berisiko mengalami penurunan kualitas selama pengiriman. Peningkatan pendapatan masih mengandalkan jaringan distribusi luring melalui sistem mitra kontrak yang menjangkau beberapa wilayah. Sistem ini memberikan kepastian pasar, tetapi menghadapi fluktuasi permintaan, keterbatasan pengembangan pasar, dan belum adanya identitas merek. Pemanfaatan platform digital tetap berpotensi meningkatkan pendapatan apabila didukung inovasi pengemasan, penguatan branding, pemanfaatan kanal promosi lokal, dan pendampingan digital berkelanjutan yang sesuai dengan karakteristik produk.