Venty Elien Reninta Widyana
Universitas PGRI Semarang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Sikap Keuangan Sebagai Mediator Pengelolaan Keuangan Milenial Pengguna Shopee PayLater Di Kota Semarang Venty Elien Reninta Widyana; Rita Meiriyanti; Aditya Pratama N
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.12617

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, pendapatan, dan sosialisasi keuangan terhadap pengelolaan keuangan, dengan sikap keuangan sebagai variabel intervening, pada generasi milenial pengguna Shopee PayLater di Kota Semarang. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pesatnya pertumbuhan pengguna PayLater di kalangan milenial serta temuan yang tidak konsisten pada penelitian terdahulu mengenai peran pendapatan dan sosialisasi keuangan terhadap pengelolaan keuangan, sehingga menimbulkan kebutuhan untuk menguji sikap keuangan sebagai kemungkinan mekanisme mediasi. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik proportional random sampling. Sampel penelitian berjumlah 100 responden generasi milenial berusia 30–44 tahun pengguna Shopee PayLater di Kota Semarang, ditentukan menggunakan rumus Slovin dari populasi sebesar 396.126 orang. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert tujuh poin yang disebarkan melalui Google Form dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) berbantuan SmartPLS 4.1.1.8. Model pengukuran memenuhi kriteria validitas konvergen, validitas diskriminan, dan reliabilitas setelah sembilan indikator lemah dieliminasi. Model struktural menunjukkan kesesuaian yang baik (SRMR = 0,069). Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan maupun sikap keuangan. Pendapatan tidak berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan keuangan, namun berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap keuangan. Sosialisasi keuangan tidak berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan keuangan, tetapi berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap keuangan. Sikap keuangan tidak berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan keuangan dan tidak mampu memediasi pengaruh literasi keuangan, pendapatan, maupun sosialisasi keuangan terhadap pengelolaan keuangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa literasi keuangan merupakan faktor paling menentukan dalam pengelolaan keuangan milenial, sedangkan sikap keuangan berfungsi sebagai luaran yang berdiri sendiri, bukan sebagai mekanisme mediasi dalam konteks ini.